Senin, 5 Desember 2022

Sedih, Sekitar 74% Karyawan Mengalami Penurunan Kesejahteraan Akibat Pandemi

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Pandemi berdampak besar ke kesejahteraan finansial karyawan di Indonesia. Mekari Whitepaper: Laporan Kesejahteraan Finansial Karyawan 2022 menemukan, 74% karyawan percaya bahwa kesejahteraan finansial mereka memburuk selama pandemi.

Riset dilakukan pada lebih dari 5.500 karyawan dan 300 perwakilan divisi sumber daya manusia (SDM) dari ragam jabatan dan perusahaan di Indonesia. Para karyawan mayoritas berkecimpung di sektor teknologi, distribusi, ritel, layanan keuangan, hospitality, dan lain-lainnya.

Jansen Jumino, Direktur Financial Services Mekari mengatakan, riset juga menerangkan, walau 70% dari karyawan yang disurvei mengungkapkan pendapatan mereka cukup untuk kebutuhan sehari-hari, hanya 14% mengakui kesejahteraan finansial mereka di atas rata-rata.

Karyawan Indonesia memainkan peran signifikan saat pandemi karena mereka menjadi motor pendorong kinerja perusahaan. “Namun, kesejahteraan finansial mereka tergelincir ke bawah rata-rata karena pendapatan mereka tidak lagi memadai untuk membiayai pengeluaran tidak terduga atau kebutuhan hidup
apabila di-PHK,” kata Jansen, Kamis (6/10).

Riset menunjukkan bahwa karyawan umumnya membutuhkan Rp 4 juta per tahun untuk menutupi\ pengeluaran tidak terduga. Tapi rata-rata karyawan hanya mampu menabung dana darurat sebesar Rp 2,6 juta per tahun. 

Karyawan membutuhkan dana darurat untuk membiayai kebutuhan primer. Termasuk kebutuhan sehari-hari dan medis.

Sebanyak 79% dari karyawan ingin agar perusahaan memainkan peran besar dalam mendorong kesejahteraan finansial para pekerja. Tapi hanya 27% perusahaan merasa, kesejahteraan finansial karyawan adalah tanggung jawab perusahaan.

Riset turut menjabarkan bahwa kesejahteraan finansial karyawan berpengaruh pada produktivitas kerja. Stres finansial akan mengaburkan konsentrasi kerja para karyawan. Sehingga produktivitas mereka melandai.

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER