Minggu, 21 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Pemerintah Gaet Rp 689,84 Miliar dari Pajak Kripto Hingga April 2024, Tokocrypto Menyetor Rp 45 Miliar

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Transaksi kripto di Indonesia terus meningkat. Maka, target penerimaan pajak diprediksi terus bertambah. Tokocrypto mendukung pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Penerimaan pajak kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga April 2024, pemerintah mengumpulkan Rp 689,84 miliar dari pajak kripto. Angka ini terdiri dari Rp 325,11 miliar penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas transaksi penjualan kripto di exchanger. Lalu Rp364,73 miliar penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri atas transaksi pembelian kripto di exchanger.

Baca juga : Akhirnya Nilai Bitcoin Tembus Rp 1 Miliar, Muncul OKB dan Ingat Pajak Kripto

Pencapaian ini menunjukkan, industri aset kripto memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada penerimaan negara. “Kami akan bekerja sama dengan pemerintah menggali potensi penerimaan pajak dari usaha ekonomi digital lainnya, seperti pajak kripto atas transaksi perdagangan aset kripto,” jelas CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, Senin (10/6).  

Pada bulan Maret 2024, Tokocrypto menyetor pajak lebih dari Rp 45 miliar. Saat ini, itu adalah setoran terbesar di tahun 2024 sejauh in. Menempatkan Tokocrypto setara dengan perusahaan besar lainnya di bidang asuransi, pertambangan, e-commerce, dan fintech yang juga mendapatkan penghargaan serupa. (jun)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER