Jumat, 19 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Survei YouGov: Dompet Digital DANA Jadi Pilihan Pengguna di Luar Kota Metropolitan

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Status Literasi Digital 2022 Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan, indeks literasi digital mencapai angka 3,65. Hal ini menjadi tolok ukur kecakapan masyarakat di berbagai daerah dalam memanfaatkan teknologi.

Selaras hal tersebut, riset daring dan analitik YouGov pada kuartal pertama tahun ini, mencatat pengguna dompet digital DANA yang berasal dari kota di luar kota metropolitan (tier 3) tercatat  mencapai 63% dari total populasi daring.

Berdasarkan survei YouGov terhadap lebih dari 4.000 responden daring di Indonesia pada kuartal pertama 2024, sekitar 89% responden bergantung pada dompet digital untuk bertransaksi. Lebih banyak dibandingkan bank digital maupun bank konvensional.

Selama satu kuartal terakhir, tingginya penggunaan fitur kirim uang oleh pengguna DANA sebesar 60%. Menandakan bahwa layanan keuangan pada dompet digital DANA telah mengalami tingkat adopsi yang pesat, khususnya bagi kegiatan bertransaksi masyarakat sehari-hari.

YouGov ikut mencatat bertambahnya preferensi umum masyarakat untuk menabung. Sekitar 37% populasi menyatakan, akan meningkatkan alokasi dari penghasilan mereka untuk tabungan atau investasi dalam satu tahun ke depan.

Baca juga : DANA Catat Pertumbuhan Pengguna 23% di 2023, Jumlah Transaksi QRIS Melesat 23%

Temuan serupa juga terlihat dari data internal DANA, yang menunjukkan, pengguna DANA mulai berinvestasi melalui fitur DANA eMAS dengan peningkatan sebesar 19% pada kuartal pertama 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sejumlah 72% pengguna pun menyatakan, ekosistem terbuka DANA yang memungkinkan ragam kolaborasi, menghadirkan ketersediaan untuk beragam pembayaran dan layanan keuangan.

Berbagai manfaat dompet digital DANA tidak hanya dirasakan oleh pengguna-pengguna di kota besar. Berdasarkan klasifikasi kota pada data YouGov yang berasal dari tingkat penetrasi internet dan jumlah populasi kota yang disediakan oleh BPS (Badan Pusat Statistik), dominasi pengguna DANA bahkan merambah hingga kota-kota di luar metropolitan. Khususnya tier 3, seperti Sukabumi, Klaten, Tasikmalaya, Garut dan sebagainya.

Lim Wimawan Kusuma, VP of Marketing DANA menyampaikan, banyaknya jumlah populasi masyarakat unbanked alias penduduk yang tidak memiliki akses terhadap layanan keuangan dan perbankan) dan underbanked atay penduduk yang memiliki akses minim terhadap layanan keuangan dan perbankan di Indonesia, membawa fokus DANA untuk mengembangkan produk dan fitur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Lalu melengkapinya melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Saat ini, prioritas kami termasuk mendorong masyarakat agar semakin mengerti keuangan dan memiliki finansial yang sehat. Visi ini kami tempuh dengan menghadirkan edukasi di kota-kota sekunder dan tersier Indonesia lewat program DANA Academy, hingga menggandeng langsung komunitas UMKM dan pemerintah daerah setempat. Sejauh ini kami telah mengedukasi lebih dari 2.500 UMKM  lewat DANA Academy,” terang Lim, Senin (10/6). (nin)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER