Jumat, 19 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Waspada, Teknik Phishing Tingkat Lanjut Untuk Melewati Otentikasi Dua Faktor

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Kaspersky telah mengekspos evolusi canggih teknik phishing dari penjahat siber untuk melewati otentikasi dua faktor (2FA). Meskipun 2FA diadopsi secara luas oleh banyak situs web dan penerapan wajibnya oleh banyak organisasi, penyerang mengembangkan metode canggih.

Mereka menggabungkan phishing dengan bot one time password (OTP) otomatis untuk menipu pengguna dan mendapatkan akses secara tidak sah ke akun mereka.

2FA adalah fitur keamanan yang telah menjadi praktik standar dalam keamanan
online. Hal ini mengharuskan pengguna memverifikasi identitas mereka menggunakan bentuk otentikasi kedua. Basanya kata sandi satu kali (OTP) yang dikirim melalui pesan teks, email, atau aplikasi otentikasi. Lapisan keamanan ekstra ini untuk melindungi akun pengguna, meskipun kata sandi mereka disusupi.

Namun, penipu telah mengembangkan cara untuk mengelabui pengguna agar mengungkap OTP ini. Sehingga memungkinkan mereka melewati perlindungan 2FA.
bot OTP adalah alat penipu untuk mencegat OTP melalui teknik rekayasa sosial.

Penyerang biasanya berusaha mendapatkan kredensial login pengguna melalui phishing atau kebocoran data. Kemudian login ke akun tersebut. Sehingga memicu OTP untuk dikirimkan ke ponsel pengguna.

Setelah itu, bot OTP akan menelepon pengguna, berpura-pura menjadi perwakilan dari organisasi tepercaya, dan menggunakan dialog yang telah ditentukan sebelumnya untuk membujuk korban agar] membagikan OTP tersebut. Terakhir, penyerang menerima OTP melalui bot dan menggunakannya untuk mendapatkan akses ke akun korban.

Penipu mengelola bot OTP melalui panel online khusus atau platform pengiriman pesan seperti Telegram. Bot ini hadir dengan berbagai fitur dan paket berlangganan.

Sebelum menggunakan bot OTP, penipu harus mencuri kredensial korban. Mereka sering menggunakan situs web phishing yang terlihat seperti halaman login resmi bank, layanan email, atau akun online lain.

Baca juga : Tips dan Resolusi Keamanan Siber Tahun 2024 Dari Kaspersky

Penelitian Kaspersky menunjukkan dampak signifikan dari serangan bot phishing dan OTP ini. Dari 1 Maret hingga 31 Mei 2024, produk perusahaan mencegah 653.088 upaya mengunjungi situs yang dihasilkan oleh perangkat phishing yang menargetkan sektor perbankan.

Pada periode yang sama, teknologi Kaspersky mendeteksi 4.721 halaman phishing yang dihasilkan oleh kit yang bertujuan untuk melewati otentikasi dua faktor
secara real-time.

Rekayasa sosial bisa menjadi sangat rumit, terutama dengan penggunaan bot OTP yang dapat meniru panggilan nyata dari representatif layanan atau organisasi yang sah. “Melalui penelitian dan inovasi berkelanjutan, Kaspersky memberikan
solusi keamanan mutakhir untuk menjaga kehidupan digital,” komentar Olga Svistunova, pakar keamanan di Kaspersky.

Meskipun 2FA merupakan langkah keamanan yang penting, hal ini tidak selalu mudah. Untuk melindungi diri Anda dari penipuan canggih ini, Kaspersky merekomendasikan beberapa hal.

 Hindari membuka tautan yang Anda terima dalam pesan email mencurigakan. Jika perlu masuk ke akun Anda, ketikkan alamat secara manual atau gunakan bookmark.

 Pastikan alamat situs web benar dan tidak ada kesalahan ketik sebelum Anda memasukkan kredensial di sana. Gunakan Whois untuk memeriksa situs webnya: jika baru saja didaftarkan, kemungkinan besar ini adalah situs penipuan.

 Jangan mengucapkan atau memasukkan kode satu kali saat Anda sedang menelepon, tidak peduli seberapa meyakinkannya suara penelepon. Bank sungguhan dan perusahaan lain tidak pernah menggunakan metode ini untuk memverifikasi identitas klien mereka.

 Untuk melindungi perusahaan dari berbagai macam ancaman, gunakan solusi dari lini produk Kaspersky Next yang memberikan perlindungan real-time, visibilitas ancaman, investigasi dan kemampuan respons EDR dan XDR untuk organisasi dengan ukuran dan industri apa pun.

 Berinvestasi dalam pelatihan keamanan siber tambahan agar staf Anda selalu mendapatkan informasi terkini. Dengan pelatihan Kaspersky Expert yang berorientasi praktis, para profesional InfoSec dapat meningkatkan keterampilan teknis dan mampu mempertahankan perusahaan mereka dari serangan canggih. (iwa)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER