Senin, 22 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Moladin Finance Indonesia Hadirkan Produk Pembiayaan, Jembatan Pemenuhan Kebutuhan Dana Triliunan Rupiah untuk UMKM

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Moladin meluncurkan produk pembiayaan baru menyasar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bawah PT Moladin Finance Indonesia (MOFI). MOFI, Perusahaan Pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), adalah bagian dari Moladin grup dengan misi memperluas akses keuangan di seluruh Indonesia.

Dengan produk pembiayaan UMKM ini, debitur dapat mengakses produk pembiayaan yang fleksibel untuk modal kerja dan investasi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Seiring pentingnya peran UMKM di Indonesia dalam lanskap ekonomi nasional, mereka menghadapi tantangan yang menghambat akses mereka ke pembiayaan penting untuk ekspansi bisnis.

Salah satu tantangan utama adalah kesulitan lembaga keuangan dalam menyediakan produk yang sesuai, terutama dalam hal persyaratan dan fleksibilitas produk untuk sektor ini. Melihat potensi di segmen pasar ini, Moladin meluncurkan produk pembiayaan UMKM dengan menggunakan properti sebagai jaminan.

Pada publikasi Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan Tahun 2024-2028, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, hingga tahun 2022, pembiayaan sektor UMKM oleh Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) hanya mampu memenuhi sebesar Rp 229 triliun atau 15% dari kebutuhan.

Baca juga : Moladin Group Mengumumkan Lini Bisnis Terbaru, Moladin Finance Indonesia, Sebelumnya Bernama Pro Car

Kendati pembiayaan terhadap sektor UMKM cenderung meningkat sepanjang periode 2018-2023, publikasi OJK tersebut juga menyebutkan, kesenjangan supply dan demand sektor ini masih tinggi dan diprediksi mencapai Rp 4.300 triliun di tahun 2026. 

Mulyadi, Direktur Utama PT Moladin Finance Indonesia (MOFI) menyatakan, potensi bisnis untuk pembiayaan di segmen UMKM, serta pembiayaan dengan limit di atas Rp500 juta, tidak banyak didanai oleh industri multifinance.

“UMKM adalah pasar yang potensial masih besarnya kebutuhan pendanaan di segmen ini dan Moladin ingin berkontribusi lebih besar untuk mendukung UMKM,” kata Mulyadi, Jumat (14/6).

Untuk mempersempit kesenjangan antara penawaran dan permintaan, perlu produk keuangan yang fleksibel untuk menyederhanakan proses aplikasi dan memberikan dukungan bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Dengan pembiayaan UMKM MOFI, para pelaku usaha UMKM dari semua segmen bisnis dapat memanfaatkan proses persetujuan kredit yang efisien dan fleksibel yang sesuai kebutuhan bisnis mereka. Dengan menggabungkan keunggulan ini, Moladin dapat mendorong lanskap pembiayaan yang lebih mudah diakses dan mendukung operasional bisnis.

UMKM bisa diuntungkan dari pembiayaan yang cepat dan fleksibel karena beberapa alasan. Pembiayaan yang fleksibel memungkinkan UMKM untuk beradaptasi dengan keadaan yang tak terduga dan memanfaatkan tren atau permintaan pelanggan yang sedang berkembang.

Selain itu, kemampuan untuk mendapatkan dana dengan cepat dan fleksibel memungkinkan UMKM untuk mengatasi fluktuasi musiman, merespons tekanan kompetitif, dan berinovasi tanpa terhambat oleh proses persetujuan yang panjang.

Produk pembiayaan UMKM MOFI kami bertujuan untuk membantu UMKM menghadapi ketidakpastian ekonomi, beradaptasi dengan dinamika pasar, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing mereka dalam lanskap bisnis yang terus berkembang.

Diharapkan dengan peluncuran ini, produk pembiayaan UMKM MOFI dapat langsung mengatasi kebutuhan sektor ini akan pendanaan yang fleksibel, dan pada saat yang sama menyediakan data penting untuk peningkatan produk di masa depan yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik UMKM,” tutup Mulyadi.

Saat ini, MOFI memiliki promo menarik untuk setiap pengajuan dengan Jaminan Properti selama bulan Juni hingga Juli 2024. Dapatkan X-tra Cashback Biaya Appraisal Rp 500.000 dan X-tra Gratis biaya admin, syarat dan ketentuan berlaku. (kai)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER