Bank Syariah Indonesia Meneken Nota Kesepahaman dengan MUI dan PBNU

9

FinTechnesia.com | Bank Syariah Indonesia (BSI) dan MUI sepakat mendukung perekonomian umat melalui nota kesepahaman tentang pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah. Diharapkan kesepakatan ini mendorong UMKM naik kelas.

Hadir dalam acara ini Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki,  Ketua KPEU MUI Pusat Nuruzzaman, Ketua Bidang Ekonomi MUI Pusat Lukman Hakim, dan Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia, Kokok Alun Akbar.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyampaikan, pemerintah mencanangkan perolehan kemakmuran ekonomi melalui koperasi yang unggul dan UMKM naik kelas.

Direktur Retail Banking BSI, Kokok Alun Akbar menyatakan, BSI mendorong UMKM naik kelas melalui berbagai produk dan layanan keuangan syariah. Di antaranya penyaluran pembiayaan maupun produk dana, disertai dengan layanan digital sesuai prinsip syariah. “Hal ini merupakan wujud nyata strategi BSI untuk tumbuh menjadi bank syariah yang inklusif dan modern,” kata Kokok Alun, dalam rilis, Minggu (4/4).

Dukungan BSI terhadap UMKM juga ditunjukkan melalui pendampingan usaha UMKM. Diantaranya dengan menyediakan Pusat Pelatihan & Pendampingan  UMKM, menyelenggarakan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan membangun sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Sampai Februari 2021, penyaluran pembiayaan BSI di sektor UMKM sebesar Rp35,3 triliun.

BSI juga menyepakati nota kesepahaman dengan Nahdlatul Ulama (NU) mengenai pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah di Kampus STMIK AMIK Bandung. Wakil Direktur Utama 2 Bank Syariah Indonesia, Abdullah Firman Wibowo mengatakan, sinergi dengan PBNU bertujuan untuk memberikan pelayanan kebutuhan transaksi keuangan sesuai prinsip syariah bagi segenap pengurus dan anggota PBNU.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan kinerja yang stabil. Namun demikian, tingkat literasi dan inklusi perbankan syariah masih rendah. “Kesepakatan antara BSI dengan PBNU diharapkan meningkatkan literasi dan inklusi perbankan syariah. Serta membangun kedaulatan ekonomi bangsa berbasis industri halal,” terang Abdullah Firman. (yof)