Bank Victoria Tawarkan Pembukaan Deposito Online

15
Ilustrasi deretan bank2
Ilustrasi deretan bank2

FinTechnesia.com | Bank Victoria membuka tahun 2020 dengan kinerja yang relatif stabil. Terlepas dari dampak pandemi Covid-19 yang sangat menantang di Indonesia dan dunia terhadap kondisi perekonomian.

Dalam rilis Rabu (3/3), sampai triwulan III 2020, Bank VIctoria mencatatkan laba bersih Rp 8,6 miliar. Rasio permodalan (CAR) berada dalam kondisi, baik yaitu 17,15%.

Rasio kredit bermasalah (NPL) mencapai 4,76%. Membaik dari sebelumnya sebesar 4,96 pada posisi Desember 2019. Likuiditas terjaga memadai dengan rasio loan to finance ratio (LFR) pada kisaran sehat di 76,61%.

Di tahun 2020 Bank Victoria juga melakukan aksi korporasi sampai dengan triwulan II 2020 yaitu penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap III Tahun 2020 sebesar Rp 60 miliar pada April 2020.

Selain itu, hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) 14 April 2020 berada pada peringkat idA- (single A minus). Hal ini menunjukkan, investasi Bank Victoria tergolong baik karena dalam kategori investment grade.

Bank Victoria telah meluncurkan produk terbaru, yaitu deposito berjangka online yang dapat diakses
melalui internet banking dan mobile banking. Bank Victoria terus melakukan transformasi ke arah lebih baik. Bank Victoria fokus pada pengelolaan dalam mengembangkan pelayanan yang terdigitaliasi. (eko)