Bayar QRIS Melalui Aplikasi OVO

31

FinTechnesia.com | OVO terus mendukung upaya pemerintah memperdalam penetrasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Terlebih dalam kondisi pandemi COVID-19, masyarakat dituntut menggunakan protokol kesehatan saat beraktivitas, termasuk berbelanja.

Baru-baru ini, OVO meluncurkan fitur baru bernama Bayar QRIS dengan mengunggah dari galeri ponsel. Fitur ini merupakan penambahan kapabilitas sistem pembayaran QRIS MPM (merchant presented mode).

Jadi, pengguna memindai QR merchant, yang saat ini telah ada. Pengguna melakukan transaksi QRIS hanya dengan mengunggahnya melalui galeri ponsel mereka pada fitur scan.

OVO juga ingin memfasilitasi para pengguna yang sedang melakukan isolasi mandiri, sehingga mereka bisa berbelanja. OVO berkomitmen memberdayakan dan mendukung ekosistem, termasuk para merchant modern maupun UMKM agar tetap bertahan dan menjalankan usaha masing-masing.

Dengan fitur Bayar QRIS, OVO menjembatani para merchant dengan pengguna. Memungkinkan pelanggan mereka berkomunikasi dengan merchant tersebut melalui aplikasi pesan singkat. Lalu menyelesaikan transaksi pembayaran dari rumah.

Prosesnya sangat mudah. Merchant hanya perlu mengirimkan foto QRIS kepada pengguna OVO melalui sosial media atau aplikasi chat. Kemudian pengguna membuka aplikasi OVO, melakukan login, dan memilih fitur scan untuk pembayaran pada laman utama.

Setelah itu pengguna mengklik ikon unggah QR untuk mengunggah foto QRIS yang telah tersimpan dalam galeri foto ponsel. Selanjutnya pengguna hanya perlu melanjutkan alur proses transaksi untuk melakukan pembayaran dengan QRIS.

“Kami meluncurkan fitur terbaru QRIS pada platform OVO guna menghadirkan pengalaman transaksi digital yang semakin mudah dan nyaman, tanpa perlu melakukan kontak langsung.” ujar Head of Public Relations OVO, Sinta Setyaningsih, Kamis (23/7).

OVO menyadari banyak perubahan terjadi di tahun 2020 ini. Maka, OVO terus beradaptasi dan mendengarkan kebutuhan pengguna dan merchant, memastikan serta meninjau prioritas bisnis dan strategi perusahaan yang sesuai menghadapi masa-masa sulit dan era normal baru. OVO senantiasa melanjutkan prioritas dalam mendukung ekosistem menuju fase pemulihan.

OVO percaya, prospek uang elektronik ke depan cukup besar. Ini lantaran pemberlakuan new normal yang menyebabkan masyarakat beralih ke ranah digital khususnya di sistem pembayaran. (sya)