Data Qatar Airways: Lebih dari 99,988% Penumpang Bebas Covid-19

24

FinTechnesia.com | Qatar Airways melaporkan rendahnya jumlah kasus penularan COVID-19 di pesawatnya. Kesimpulan itu setelah menerbangkan lebih dari 4,6 juta penumpang serta lebih dari 33 miliar pendapatan penumpang per kilometer (RPK) di lebih dari 37.000 penerbangan tanpa COVID-19 di seluruh dunia sejak Februari 2020.

Keberhasilan program pemantauan, deteksi, dan kebersihan COVID-19 mencatatkan lebih dari 99,988 persen penumpang yang terbang bebas COVID-19. Hanya kurang dari 1% penumpang terkonfirmasi positif setelah menggunakan Qatar Airways.

Selain itu, hanya kurang dari 1% (0,002%) awak kabin yang bertugas tertular COVID-19 saat di pesawat serta tanpa ada kasus baru yang tercatat sejak maskapai memperkenalkan seragam penerbangan APD lengkap di bulan Mei 2020 serta pelindung wajah (face Shield) untuk penumpang di semua penerbangan.

Chief Executive Qatar Airways Group, Akbar Al Baker mengatakan satistik terbaru ini bukti, melalui penerapan langkah-langkah yang tepat, penumpang tak perlu resah soal melakukan perjalanan udara.

“Sejak awal merebaknya pandemi COVID-19, kami sudah menerapkan program pemantauan, deteksi virus, dan kebersihan dalam kabin paling ketat di kalangan komunitas penerbangan global,” terang Akbar, Senin (26/10).

Qatar Airways menerapkan sejumlah langkah tambahan. Seperti pemberlakuan tes PCR untuk penumpang yang berangkat dari negara-negara ‘berisiko tinggi. Juga penggunaan sistem penyaringan udara HEPA tercanggih dalam pesawat.

Meskipun angka ini rendah, Qatar Airways akan terus memantau dengan saksama perkembangan global dalam upaya mengendalikan penyebaran COVID-19, “Kami tetap waspada dan tidak mudah berpuas diri,” kata Akbar. (eko)