Di Tengah Pandemi, Kinerja Asuransi Sompo Tetap Solid

24

FinTechnesia.com | Meski pandemi, PT Sompo Insurance Indonesia (Asuransi Sompo) mencetak kinerja keuangan stabil. Di Desember 2020, rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) mencapai 208% (tidak diaudit), jauh di atas aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.

Dengan RBC itu, Asuransi Sompo bisa memenuhi kewajiban asuransi hampir dua kali lipat dari batas minimum. Asuransi Sompo memberikan  perlindungan terhadap berbagai risiko di properti, kendaraan bermotor, pengiriman kargo, teknik, kesehatan, kecelakaan pribadi, perjalanan, kredit perdagangan, kewajiban bisnis, dan sebagainya. 

Eric Nemitz, CEO Asuransi Sompo menjelaskan, peran asuransi dalam melindungi masa depan lebih penting di tengah ketidakpastian akibat pandemi. Di sisi lain, Covid 19  menjadi akselerasi adopsi teknologi di industri asuransi untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas. 

Nasabah menginginkan pelayanan personal dan on-demand di ponsel mereka. “Di jangka pendek hingga menengah, kita melihat konsolidasi industri insurtech baik melalui merger dan akuisisi, kerjasama teknologi jangka panjang, dan  mungkin muncul saluran distribusi digital baru yang mendisrupsi,” terang Nemitz, Selasa (26/1).  Di tahun 2021, Asuransi Sompo memperkuat pijakan di segmen korporasi dan ritel. (yof)