Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Pegadaian Menyalurkan Rp 80,4 Triliun

17

FinTechnesia.com | PT Pegadaian (Persero) terus konsisten mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui penyaluran pinjaman kepada masyarakat. Hingga Juni 2020, Pegadaian mencatatkan omzet Rp.80,4 triliun, naik 18,8% dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp.67,7 triliun.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto menyampaikan, dari pinjaman sekitar 60% bersifat produktif. Sedangkan sisanya 40% bersifat konsumtif. “Sampai akhir Juni 2020 NPL tercatat 2,37%. Artinya masih dibawah rata-rata NPL industri keuangan,” kata Kuswiyoto, Rabu (29/7).

Outstanding loan (OSL) per 30 Juni 2020 mencapai Rp 53 triliun. Baik 21,3% dibandingkan periode sama tahun 2019 sebanyak Rp 43,6 triliun.

Pegadaian juga mencatatkan aset naik 22% dari Rp 56,1 triliun menjadi R 68,4 triliun. Peningkatan tersebut mendorong perseroan meningkatkan kinerja produk gadai sebagai bisnis utamanya.

Hingga Juni 2020 ini, jumlah nasabah tercatat sebanyak 15 juta orang. “Tumbuh sebesar 26,6% dibanding Juni 2019 sebesar 11,9 juta orang, “ papar Kuswiyoto.

Sepanjang semester I/2020, Pegadaian mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp10,1 triliun, naik 27,8% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp.7,9 triliun. Perseroan mampu mempertahankan pencapaian laba bersih sebesar Rp.1,5 triliun seperti periode yang sama tahun 2019.