Fintech Mendongkrak Transaksi E-Commerce

37

FinTechnesia.com | Pergeseran pola perilaku konsumen ke ranah online sebagai dampak pandemi bisa jadi kunci upaya pemulihan ekonomi nasional. Data Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan volume transaksi belanja di e-commerce sebanyak 383,5 juta kali pada kuartal II 2020. Naik 39,05% dibanding kuartal I 2020 yang sebesar 275,8 juta kali.

Pemicunya, penambahan pengguna baru, yang tadinya tidak berbelanja di e-commerce. Ini membuktikan peran ekosistem digital semakin solid di tengah pandemi, terlebih turut menjaga daya beli masyarakat. 

Kolaborasi fintech dan e-commerce mampu meningkatkan nilai rata-rata pembelian dan frekuensi transaksi. Kredivo telah bermitra dengan lebih dari 1.000 merchant, mencatat terjadi peningkatan penggunaan nilai rata-rata pembelian merchant hingga 50%. Selain itu, frekuensi transaksi pada merchant yang menggunakan Kredivo menjadi empat kali lebih sering dalam setahun dibandingkan user yang menggunakan metode pembayaran lain.

General Manager Kredivo Indonesia, Lily Suriani menjelaskan, kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi dalam berbelanja online mendorong inovasi pembayaran digital. Kemudahan akses serta opsi pembayaran secara berkala financial technology (fintech) diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.

Sehingga menjadi stimulus pemulihan ekonomi nasional, terlebih di tengah pemberlakuan PSBB di ibukota. “Oleh karena itu, kolaborasi inovasi e-commerce dan fintech harus terus ditingkatkan guna membangun ekosistem digital yang semakin solid,” kata Lily, Selasa (22/9).

Dengan pergeseran kebiasaan masyarakat dari belanja offline menjadi online, menjadi krusial bagi para pelaku industri menyesuaikan strategi bisnis. Hal ini dapat membantu mereka dalam meningkatkan nilai transaksi sekaligus membantu laju pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tengah pandemi.