Fintech Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional

51

FinTechnesia.com | Pandemi mendorong UMKM untuk go digital dan berjualan secara online agar bisnis mereka dapat bertahan. Kini baru delapan juta pelaku UMKM atau 13% dari total UMKM secara keseluruhan yang terhubung secara online.

Artinya, digitalisasi UMKM masih menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengurangi dampak COVID-19 terhadap perekonomian.

Pemerintah juga menjalankan program PEN sebagai respons penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya UMKM. Salah satu bentuk program pemberian stimulus kredit melalui BPR, perbankan, dan perusahaan pembiayaan, termasuk fintech. Melalui program PEN, diharapkan para pelaku usaha tetap dapat mempertahankan produktivitas usaha.

Sejalan dengan Program PEN, berdasarkan hasil Laporan Annual Member Survey AFTECH 2019/2020, fintech telah terbukti membantu pemulihan ekonomi nasional. Serta mendorong inklusi keuangan. “Untuk itulah, AFTECH mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan menjangkau lebih banyak UMKM yang membutuhkan akses keuangan dan mempersiapkan diri memasuki ekonomi digital,“ ujar Sekretaris Jenderal AFTECH serta Presiden Direktur OVO dan CEO Bareksa, Bapak Karaniya Dharmasaputra.

Vira Widiyasari, VP of Fintech and Payments Tokopedia menyatakan, saat ini, terdapat lebih dari 9 juta penjual di Tokopedia yang memulai dan mengembangkan usaha. Hampir 100% dari mereka adalah UMKM, bahkan 94%nya berskala ultra mikro.

“Harapannya, kemudahan akses terhadap layanan finansial berbasis digital ini membantu masyarakat menjaga produktivitas usaha dan berkontribusi pada pemulihan perekonomian Indonesia,” ujar Vira. (yof)