Indosat Ooredoo Meluncurkan Virtual Hackathon

33

FinTechnesia.com | Saat ini teknologi digital berkembang sangat pesat. Tantangan saat ini bagaimana teknologi bisa menjadi penghubung kolaborasi inklusif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pandemi Covid-19 menjadi sebagai game changer transformasi teknologi dan inovasi. Perubahan dan adaptasi teknologi dan inovasi sangat diperlukan.

Menjawab tantangan tersebut, Indosat Ooredoo meluncurkan program Indosat Ooredoo Virtual Hackathon. Tujuannya mendorong talenta muda Indonesia menciptakan solusi inovatif bagi berbagai masalah di Indonesia.

Setelah sukses pada penyelenggaraan pertama tahun lalu, Hackathon kedua kalinya ini, menyesuaikan situasi saat menghadapi pandemi, sehingga harus dilakukan secara virtual.

“Program ini bagian dari program corporate social responsibility (CSR) Indosat Ooredoo dalam mendukung pengembangan komunitas melalui berbagai aktivitas yang berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs- sustainable development goals),” kata Direktur & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta’in, Kamis (1/10).

Deputi Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Hari Santosa Sugkari, mengatakan “Sebagai negara dengan pertumbuhan digital ekonomi tertinggi di Asia Tenggara, Kami sangat mengapresiasi program Virtual Hackathon yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo untuk menumbuhkan dan mengasah kreativitas dan inovasi dari talenta-talenta muda Indonesia, Kondisi pandemi ini justru menjadi momentum bagi talenta muda Indonesia untuk dapat bersama-sama memberikan solusi-solusi inovatif yang dapat memberikan kontribusi pada sektor Ekonomi Kreatif serta  menggerakkan roda perekonomian bangsa.”

Hackathon tahun ini menggabungkan tiga program sekaligus yaitu Global Goals Jam, HackData, dan SheHack. Batas waktu pendaftaran dan pengumpulan proposal mulai 1 Oktober 2020 hingga 30 Oktober 2020.

Finalis mendapatkan coaching dan mentoring selama kurang lebih dua pekan pada bulan November. Kemudian dipilih masing-masing 3 pemenang dari setiap program yang akan diumumkan pada bulan Desember 2020.

Program Virtual Hackathon ini dapat diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia yang berusia maksimal 40 tahun, baik secara individu maupun tim yang terdiri dari 3 orang. (yof)