Jaringan TapCash BNI Semakin Luas, Transaksi Meningkat

27

FinTechnesia.com | Pandemi Covid-19 mengubah tatanan kehidupan manusia, termasuk cara bertransaksi. Pemerintah mengimbau masyarakat menggunakan metode pembayaran cashless (non-tunai).

Maka, selain kartu debit dan kartu kredit, Bank BNI memiliki kartu uang elektronik yakni TapCash. Masyarakat tidak perlu menjadi nasabah untuk dapat menggunakan BNI TapCash.

Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies menjelaskan, hingga Oktober 2020, BNI sudah menerbitkan hampir 8 juta kartu TapCash. Kartu ini bisa untuk berbagai transaksi.

Seperti membayar tarif kendaraan umum, jalan tol, parkir, berwisata. Hingga berbelanja di minimarket serta merchant-merchant lain yang telah bekerja sama dengan BNI.

BNI terus memperluas akseptasi TapCash. seperti Medan, Padang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Manado hingga Papua. Perluasan akseptasi transaksi tentunya harus diimbangi dengan perluasan akseptasi isi ulang (top-up).

Pengguna dapat melakukan isi ulang melalui e-channel BNI, e-Wallet seperti LinkAja dan Gopay. Serta e-Commerce seperti Shopee, Bukalapak, dan Blibli. Dan telah dapat diisi ulang melalui aplikasi Jenius

BNI terus memperluas akseptasi TapCash. seperti Medan, Padang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Manado hingga Papua. Perluasan akseptasi transaksi tentunya harus diimbangi dengan perluasan akseptasi isi ulang (top-up).


Segala kemudahan tersebut berhasil meningkatkan bisnis TapCash. Jumlah transaksi top up sampai dengan Oktober 2020 lebih dari 3,5 juta. “Jumlah tersebut meningkat 19,7% secara year on year (yoy). ujar Corina, Jumat (20/11). (sya)