JD.ID Resmi Membuka Warehouse ke-13 di Kota Palembang

12

FinTechnesia.com | Senin (22/2), JD.ID resmi membuka warehouse terbaru di Palembang Sumatera Selatan. Dengan beroperasinya Fulfillment Distribution Center (FDC) Palembang, JD.ID memiliki 13 warehouse di tujuh kota besar. Seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Pontianak, Medan dan Makassar.

Palembang menjadi incaran para pelaku bisnis. Selain perkembangan infrastruktur pesat, kota ini menjadi target ekspansi usaha karena lokasi yang strategis, di tengah Provinsi Sumatera. Pembangunan FDC Palembang ditargetkan dapat memenuhi lebih dari 70% pesanan di wilayah sekitar.

Palembang FDC dibangun dengan luas 1.562 meter persegi. Warehouse ini mengaplikasikan sistem manajemen logistik canggih dan terbarukan, bernama Hybrid Supply Chain Management System. Kombinasi strategi manajemen logistik push (dorong) dan pull (tarik).

Sendy Sopacua, Head of Warehouse and Logistic JD.ID menjelaskan, pembukaan warehouse atau hub distribusi terbaru di Palembang untuk memperkuat kapabilitas logistik dari bisnis e-commerce. “Pembukaan Palembang FDC diharapkan menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal Palembang. Sekaligus transfer pengetahuan mengenai manajemen logistik,” kata Sendy, Senin (21/2).

Leo Haryono, Chief Marketing Officer JD.ID menambahkan, pembukaan Palembang FDC ingin memberikan fasilitas berjualan yang ramah bagi para pengusaha UMKM setempat. “Sehingga dapat menarik lebih banyak lagi penjual lokal go-digital bersama JD.ID. Akhirnya dapat memberikan dampak pada bertambah-nya ragam pilihan produk bagi konsumen JD.ID untuk berbelanja,” kata Leo.

JD.ID akan kembali membangun tiga fasilitas warehouse di dua kota di Pulau Jawa dan satu di Kalimantan. Kelak akan menambah jumlah hub distribusi perusahaan menjadi enam belas titik, di sepuluh kota di Indonesia.Selain ekspansi logistik, saat ini JD.ID  menyediakan hampir 8 juta SKU (produk), yang tersedia pada 23 kategori utama. (eko)