Jembatan Emas Salurkan Pendanaan ke UMKM Binaan BNN

46

FinTechnesia.com | Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng menggelar acara penandatanganan perjanjian kerjasama antara Jembatan Emas, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Doku, dan JNE mengembangkan platform ecommerce TokoStopNarkoba.com.Jembatan Emas mendukung dan membantu masyarakat binaan BNN, yang lebih dari 93.000 pelaku UMKM.

Bantuan permodalan berdasarkan crowdfunding melalui platform www.JembatanEmas.id
TokoStopNarkoba.com merupakan platform e-commerce yang menjual barang-barang hasil produksi masyarakat binaan BNN yang semula dijual hanya offline. Dengan online marketplace diharapkan penjualan dan pemasaran hasil produksi dapat lebih dikenal dan dijangkau masyarakat.

Kepala BNN, Komjen Heru Winarko menilai, kerjasama dengan Jembatan Emas ini selain memberdayakan masyarakat juga membantu melindungi dari penyalahgunaan narkoba di 117 area. Selama ini tidak pernah ada industri keuangan yang melirik UMKM masyarakat binaan. “Jembatan Emas datang sebagai alternatif kebutuhan dana untuk para UMKM masyarakat binaan. Sehingga mereka dapat memulai produksi atau bahkan meningkatkan hasil produksi kata Heru, Senin (27/7).

Jembatan Emas berperan aktif dalam membantu masyarakat binaan dalam hal permodalan.
Direktur Utama Jembatan Emas, Robert Rompas menjelaskan, selama ini platform fintech lending selalu dipandang jelek dan mendapatkan konotasi buruk.

Contohnya para debt collector yang melakukan tindak kejahatan dan intimidasi dalam proses
penagihan. Atau mempermalukan peminjam dengan menyebarluaskan data-data pribadi. “Jembatan Emas ingin mengubah konotasi negatif itu menjadi positif. Dan membuktikan fintech lending adalah perusahaan yang dapat dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Robert.

Jembatan Emas adalah platform P2P Lending yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Jembatan Emas menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 10.000 pengguna. Sebagian besar adalah untuk membiayai pelaku UMKM. (sya)