Kembangkan Bank Digital, Standard Chartered Menggandeng Bukalapak

25

FinTechnesia.com |Kongsi industri keuangan dengan perusahaan berbasis teknologi terus terjalin. Terbaru, Standard Chartered Bank mengumumkan kemitraan dengan Bukalapak meluncurkan inovasi dengan misi memajukan perbankan digital.

Didukung nexus, solusi banking-as-a-service dari SC Ventures, Bukalapak dan Standard Chartered bertekad untuk memperluas misinya dalam mewujudkan kemudahan akses ke layanan finansial. Layanan ini berpotensi menyentuh hidup lebih dari 200 juta orang di Indonesia.

Kerjasama Standard Chartered dan Bukalapak akan berfokus pada dua are

  • Menghadirkan inovasi di bidang jasa finansial dan e-commerce. Standard Chartered dan Bukalapak akan menawarkan berbagai layanan keuangan inovatif melalui ekosistem Bukalapak.
  • Mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Dengan jangkauan ekstensif Bukalapak yang mencapai hingga 100 juta pengguna dan 13,5 juta pelaku UMKM, kolaborasi ini akan mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Andrew Chia, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines), Standard Chartered mengatakan, kemitraan perdan dengan Bukalapak menegaskan kembali komitmen Standard Chartered mengembangkan jejak di oasar lokal. “Kami yakin, kemitraan ini memungkinkan kami untuk bersama-sama menciptakan solusi yang mendorong inklusi keuangan di Indonesia,” kata Andrew, Kamis (14/1).

Rachmat Kaimuddin, CEO, Bukalapak mengatakan, kemitraan ini menunjukkan kepercayaan Standard Chartered terhadap misi dan komitmen Bukalapak dalam menciptakan dampak di seluruh Indonesia. Perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu, kemitraan ini meningkatkan semangat Bukalapak mewujudkan ekonomi yang adil di Indonesiaatau A Fair Economy in Indonesia. “Dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan keuangan yang bergengsi, partisipasi Standard Chartered di Bukalapak akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami saat ini,” terang Rachmat. (hlm)