Kilas Balik Tren Belanja Online 2020 di Tokopedia

27

FinTechnesia.com | Selama pandemi COVID-19, belanja online terus menjadi alternatif masyarakat untuk mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai. Tokopedia mengumumkan berbagai temuan menarik berkaitan dengan perilaku belanja online masyarakat Indonesia sepanjang 2020.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengungkapkan, Tokopedia melakukan kolaborasi dengan para mitra strategis. “Melalui berbagai inisiatif yang dihadirkan, kami melihat antusiasme yang semakin luar biasa dari masyarakat dalam bertransaksi online, bahkan selama pandemi,” tambah Nuraini, Kamis (7/1). Berikut temuannya

  • Tokopedia membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Contohnya, seorang pengguna Tokopedia telah berbelanja hingga 19.000 kali. Di sisi lain, produk yang paling banyak dibeli dalam satu pesanan adalah baterai (jam dan kalkulator) sebanyak 32.500 buah.
  • Dampak pemerataan ekonomi digital terus dirasakan masyarakat di berbagai penjuru Indonesia. Transaksi paling jauh di Tokopedia selama 2020 adalah dari Banda Aceh ke Merauke. Transaksi antarpulau pun meningkat lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan 2019.
  • Selama 2020, Tokopedia bersama para mitra logistik konsisten mengirim paket ke berbagai wilayah. Perjalanan ini bisa mencapai lebih dari 46 miliar kilometer. Bahkan saat ini, sekitar 2 dari 3 pesanan yang terjadi di Tokopedia berhasil sampai ke pembeli di hari yang sama atau keesokan harinya.
  • Produk makanan paling laris adalah madu, kopi dan frozen food.
  • Banyak penjual di Tokopedia yang bergerak membantu menyediakan produk kesehatan yang paling dibutuhkan masyarakat selama 2020. Total masker yang terjual mencapai lebih dari lima kali total penduduk pulau Jawa. Di sisi lain, jumlah hand sanitizer yang terjual mencapai empat kali total penduduk Bali.
  • Jumlah penjual baru yang bergabung di Tokopedia selama 2020 bisa mengisi penuh Stadion GBK sebanyak 36 kali . Saat ini, Tokopedia menjadi rumah bagi lebih dari 9,9 juta penjual, dimana hampir 100%nya adalah UMKM, bahkan 94% berskala ultra mikro.
  • Kondisi pandemi ternyata justru mendorong semangat masyarakat dalam berbagi kebaikan. Sepanjang 2020, masyarakat Indonesia telah mengumpulkan hampir Rp80 miliar lewat fitur donasi, zakat dan qurban di Tokopedia. (sya)