Kinerja LinkAja 2020, Pengguna Melesat 65% dan Eksis di Layanan Syariah

27

FinTechnesia.com | LinkAja menjalankan beragam program strategis sepanjang tahun 2020. Hasilnya, pengguna LinkAja melesat 65% menjadi lebih dari 61 juta pengguna. Sekitar 73% pengguna di area tier 2 dan 3.

Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja, mengatakan, di tahun yang berat ini LinkAja dapat bertahan, bahkan mengalami peningkatan di berbagai lini. Terbukti peningkatan transaksi dan volume transaksi lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. “Pandemi dan berbagai tantangan lainnya tidak menyurutkan upaya LinkAja dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan dan ekonomi digital yang merata,” kata Fey, sapaan Haryati, Rabu (13/1).

Memfasilitasi jenis pembayaran sesuai syariah Islam

Tahun lalu jumlah merchant UMKM yang tergabung di LinkAja meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2019. LinkAja dapat digunakan di lebih dari 900,000 merchant lokal. Tumbuh lima kali lipat dari tahun sebelumnya. Dan lebih dari 315.000 merchant nasional, bertambah sebanyak dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

LinkAja juga menghadirkan produk syariah. Layanan Syariah LinkAja yang merupakan uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam. Saat ini Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1,6 juta pengguna. (yof)