Lagi-Lagi Efek Corona, Laba BRI Turun 36,8% Menjadi Rp 10,2 Triliun

32

FinTechnesia.com | Bank Rakyat Indonesia (BRI) membukukan laba bersih sekitar Rp 10,2 triliun di semester I-2020. Melorot 36,8% ketimbang periode sama di 2019 yang sebesar Rp 16,16 triliun.

Penyebab turunnya laba itu sama. Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, tekanan ekonomi akibat wabah corona mempengaruhi kinerja keuangan.

BRI memberikan restrukturisasi kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Krisis kali ini berdampak ke seluruh lapisan masyarakat, terutama kepada pelaku UMKM. “Sejak awal pandemi, kami fokus melakukan penyelamatan dan membantu kebangkitan UMKM,” kata Sunarso saat jumpa pers virtual, Rabu (19/8).

Penyaluran kredit BRI masih tumbuh 5,23% dibanding periode sama tahun lalu menjadin sebesar Rp 922,97 triliun. Lebih tinggi dari pertumbuhan kredit industri perbankan di bulan Juni 2020 yang sebesar 1,49%.

BRI tetap konsistemn. Dari total kredit , sebesar 78,58% atau Rp 725,27 triliun ke UMKM. (hlm)