Layanan Syariah LinkAja Dorong Generasi Muda Menjadi Wirausaha

46

FinTechnesia.com | Usaha mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang paling berdampak, tapi menunjukkan ketahanan paling tinggi terhadap efek pandemi COVID-19. Salah satu sektor potensial adalah industri halal yang belum digarap secara maksimal.

Sektor ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat agar meningkatkan perekonomian mereka. Verdy Hendra Permadi, Group Head Ecosystem Expansion LinkAja mengatakan, sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia, Layanan Syariah LinkAja tanggungjawab sosial dalam meningkatkan potensi sumber daya manusia, untuk mencapai tujuan besar bersama meningkatkan perekonomian syariah di Indonesia.

“Sangat penting bagi kami untuk dapat merangkul dan memberdayakan generasi muda melalui beragam program yang dapat membuka pikiran untuk berinovasi dan berkreasi dalam bidang ekonomi seiring dengan perkembangan teknologi,” terang Verdy, Selasa (18/11).

Ke depan, Layanan Syariah LinkAja akan terus memberdayakan generasi muda yang menyasar berbagai ekosistem pendidikan di beragam kota di Indonesia. “Kami harap upaya Layanan Syariah LinkAja dapat menginspirasi banyak pihak untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat sehingga dapat membantu pemerintah dalam memperkuat perekonomian syariah di Indonesia,” tutup Verdy.

Di dalam ekosistem holistiknya saat ini, Layanan Syariah LinkAja telah dapat dinikmati di seluruh Indonesia dengan ekosistem khusus Syariah yang telah dibangun di 89 Kotamadya dan 387 Kabupaten. Mencakup masjid, lembaga amil zakat, pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam. Hingga saat ini Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 1 juta engguna terdaftar. (eko)