Mewujudkan Mimpi Anak Secara Aman Di Dunia Daring

12

FinTechnesia.com | Anak-anak tumbuh di dunia di mana semua orang kian terhubung. Orang asing bisa datang dari negara lain dan dengan cepat menyukai foto atau video tarian yang diunggah.

Orang lain juga dapat memberikan komentar pedas, atau mungkin memangsa kepolosan mereka secara online. Di tengah semua kemungkinan ini, anak sangat membutuhkan bimbingan orang tua.

Menyadari anak-anak muda kita dapat mengamankan diri mereka sendiri saat online sungguh mengkhwatirkan. “Ini seperti membiarkan mereka bepergian sendiri tanpa pelatihan yang cukup. Itu berbahaya,” terang Stephan Neumeier, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, pekan lalu.

Tidak ada salahnya jika impian anak menjadi blogger atau influencer. Ini layaknya generasi dahulu yang ingin menjadi seorang penyanyi atau bintang film terkenal.

Yang penting adalah mendukung dan membimbing anak-anak dalam upaya ini. Bekali anak-anak Anda dengan pola pikir yang benar tentang kesuksesan dan kegagalan

Latih mereka tentang cara menyeimbangkan studi dan aktivitas online.: Uang terpenting, mendidik mereka tentang alat dan kebiasaan tepat dalam menciptakan pengalaman online tetap aman setiap saat,” tambahnya.

Saat ini, beberapa anak menggunakan akun pribadi mereka di jejaring sosial secara diam-diam-diam.. Ini adalah pendekatan yang salah.

Anak-anak sering kali berbagi lebih banyak informasi tentang diri mereka sendiri di akun personal (private) ini menarik banyak troll internet.

Pahami, anak Anda memiliki ketertarikan menjadi blogger populer, Anda harus menerima kenyataan bahwa jejaring sosial pasti akan berubah menjadi jaringan publik, terbuka untuk semua pendatang. Anda perlu bersiap (yof)