Net Indonesia Syariah Menargetkan Rp 525 Miliar dari IPO

13

FinTechnesia.com | Persaingan bank digital semakin ketat. Pemain industri ini siap bertarung. Tentu saja membutuhkan amunisi.

Maka, Net Indonesia Syariah bersiap melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.Pencatatan saham perdana dijadwalkan 2 Februari 2021.

Direktur Bank Net Indonesia Syariah, Basuki Hidayat, mengatakan, proses bookbuilding mulai 11 Januari 2021 sampai 18 Januari 2021. Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja bank yang sebelumnya bernama Maybank Syariah ini.

Modal kerja seperti biaya pemeliharaan teknologi informasi dan penunjangnya serta modal kerja lainnya. “Hal ini sejalan dengan rencana strategis bank yang akan bertransformasi menjadi bank digital,” katanya, Selasa (12/1).

Bank Net Indonesia Syariah berencana melepaskan sebanyak-banyaknya lima miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp 100. Setiap saham yang mewakili 37,9% dari modal disetor setelah penawaran umum perdana saham.

Dalam proses bookbuilding, Net Indonesia Syariah menetapkan harga penawaran umum Rp 103 hingga Rp 105. Dengan begitu, perolehan dana antara Rp 515 miliar sampai Rp 525 miliar.

Bank ini akan menerbitkan waran seri I sebanyak-banyaknya 2.8 miliar atau 34,175% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pendaftaran. Waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru dengan perbandingan 25 Saham Baru mendapatkan 14 Waran Seri I.

Direktur Investment Banking PT. NH Korindo Sekuritas Indonesia Amir Suhendro Samirin selaku penjamin emisi efek mengatakan, Bank Net Indonesia Syariah telah mendapatkan izin pra-efektif dari Otoritas Jasa Keuangan 8 Januari 2021. Dan melaksanakan bookbuilding pada 11 Januari 2021 hingga tanggal 18 Januari 2021. (eko)