Nokia Deepfield Mengidentifikasi Trafik Jaringan Internet Tahun 2020

22

FinTechnesia.com | Nokia Deepfield merilis Network Intelligence Report. Laporan ini menganalisis trafik
jaringan pada service providers dan tren konsumsi internet pada tahun 2020.

Hasil analisis menunjukkan, jaringan bertahan di tahun yang mengalami tren naik dan turun bagi bisnis internet. Laporan tersebut mengkaji perubahan keseluruhan pola trafik internet dalam dekade terakhir dan pada tahun 2020. Sengan fokus pada area aplikasi utama. Seperti streaming video, konferensi video, game, dan keamanan Denials of Service (DDoS).

Sejak protokol kesehatan mencegah penyebaran COVID-19 diterapkan pada Maret dan April 2020, perubahan perilaku konsumen dan bisnis mentransformasi industri internet. Juga masyarakat.

Banyak trafik jaringan tumbu sebesar 30%-50% hanya dalam beberapa pekan. Pada September 2020, trafik telah stabil pada 20%-30% di atas level sebelum pandemi. Dengan pertumbuhan musiman lebih lanjut di masa yang akan datang.

Dari Februari hingga September, terdapat peningkatan 30% pada video subscribers. Peningkatan 23% pada VPN end-points di Amerika Serikat dan peningkatan 40%-50% pada trafik DDoS.

Dalam satu dekade sebelum pandemi, internet mengalami perubahan besar dan transformatif. Baik dalam jaringan penyedia layanan maupun dalam arsitektur internet yang berkembang untuk pengiriman konten cloud.

Investasi yang diterima dalam beberapa waktu
terakhir ini menjadi bukti bisnis jaringan dalam kondisi baik dan sebagian besar siap menghadapi situasi pandemi COVID-19.

Manish Gulyani, General Manager and Head Nokia Deepfield mengatakan, belum pernah ada begitu banyak permintaan akan jaringan secara tiba-tiba, atau tidak terduga. Dengan kemampuan jaringan menyediakan jalinan konektivitas menjadi penopang bisnis dan kehidupan masyarakat.

Agar semuanya berfungsi normal saat kita berlindung mengkarantina diri di rumah, ada kebutuhan yang lebih besar dari sebelumnya akan wawasan multi-dimensi menyeluruh di lintas jaringan, layanan, aplikasi, dan end users. Aplikasi perangkat lunak
Nokia Deepfield memungkinkan penyedia layanan memahami aktivitas di jaringan mereka d masa kritis ini.

“Data dan wawasan yang kami ambil untuk laporan ini juga menunjukkan kontinuitas layanan dapat dipastikan menciptakan manfaat bagi pelanggan mereka,” terang Gulyani, Jumat (20/11). (yof)