OVO Fasilitasi Pembayaran Hewan Kurban Secara Digital

17

FinTechnesia.com | Menyambut Idul Adha, OVO mempermudah shohibul qurban (orang yang berkurban) menunaikan ibadah kurban di tengah masa pandemi. Bersama Baznas, Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa, pengguna OVO dapat melakukan transaksi pembelian hewan kurban secara digital, dan mengurangi kontak langsung.

Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra menuturkan, di tengah masa pandemi COVID-19, pemanfaatan teknologi berperan besar dalam mendorong pergerakan roda ekonomi nasional. Tapi tak hanya untuk kebutuhan konsumsi, juga sebagai upaya melakukan pemerataan kesejahteraan, khususnya di Idul Adha.

“Kolaborasi OVO dengan Baznas, Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa memberi lebih banyak membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia. Dengan memfasilitasi ibadah kurban secara digital, serta berperan serta mendorong meningkatnya kepedulian sosial,l” terang Karaniya, Selasa (21/7).

Lewat kolaborasi ini, hewan kurban terjamin akan disalurkan secara tepat sasaran kepada penerima yang berhak. Titik sebaran distribusi kurban meliputi wilayah masyarakat yang kurang mampu, tertinggal atau dari pedalaman, hingga wilayah bencana atau rentan konflik.

“OVO berharap pengguna dapat terus menghidupkan semangat berbagi di tengah pandemi COVID-19. Kami juga ingin memastikan hewan kurban yang akan disalurkan berkualitas baik, serta siap dikurbankan sesuai syariat Islam,” jelas Karaniya.

Melalui fitur merchant di aplikasi OVO, hingga 31 Juli 2020 BAZNAS menyediakan hewan kurban dengan harga Rp 2,5 juta per ekor kambing. Setara 1/7 ekor sapi kurban. Sementara itu, Rumah Zakat menyediakan kambing kurban dengan harga mulai dari Rp 1,65 juta.

Dompet Dhuafa menyediakan kambing kurban dengan harga Rp 1,49 juta per ekor hingga 2 Agustus 2020. Proses penyembelihan hewan akan dilaksanakan mulai 31 Juli 2020 setelah Idul Adha hingga tanggal 3 Agustus 2020 di daerah-daerah yang ditentukan oleh BAZNAS, Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa. (yof)