Pandemi, Masyarakat Serbu Produk Lokal di Tokopedia

16
Kantor Tokopedia
Suasana kantor Tokopedia

FinTechnesia.com | Meski pandemi, penjual dan pembeli di Tokopedia selama tahun 2020 yang memperlihatkan lonjakan signifikan.

Per Desember 2020, 9,9 juta penjual yang hampir seluruhnya UMKM telah terdaftar di Tokopedia. “Ada kenaikan sebesar lebih dari 2,5 juta dari 7,2 juta penjual sejak Januari 2020,” ungkap External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, pekan lalu

Jumlah pembeli naik lebih dari 10 juta – dari 90 juta pada Januari 2020 – menjadi lebih dari 100 juta saat ini. Sepanjang tahun 2020, Tokopedia turut mendorong belanja masyarakat akan produk UMKM Indonesia melalui berbagai inisiatif.

Seperti Selamatkan Industri Kopi. Lewat kampanye ini Tokopedia menggandeng lebih dari 1.000 pengusaha kopi di seluruh Indonesia. Hasilnya mampu meningkatkan transaksi produk kopi lebih dari 2,5 kali lipat.

Tokopedia Nyam Dorong Penjual F&B Go Digital. Kampanye ini membuat jumlah penjual makanan siap masak di Tokopedia meningkat hampir tiga kali lipat selama pandemi. Transaksi makanan siap masak juga tumbuh signifikan menjadi lebih dari tiga lipat jika dibandingkan periode sebelum pandemi.

Dukung Industri Fesyen Lokal dengan Tokopedia Fashion Week (TFW). Peningkatan penjualan lebih dari 5x lipat dibandingkan TFW tahun sebelumnya. Ternyata, jumlah transaksi tertinggi selama TFW 2020 dipegang oleh merek-merek lokal. Yaitu Batik Kultur, Zaskia Mecca, Torch, Smith Berlin dan UBS Lifestyle.

Majukan UMKM dengan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Gerakan nasional BBI telah membawa dampak positif bagi banyak UMKM lokal di Tokopedia. Contohnya, Wateru dan Whitelab, dari kategori Kesehatan dan Kecantikan, yang mencatat kenaikan rata-rata transaksi bulanan lebih dari 4 kalo ipat.

Don Bakeshop, dari kategori Makanan dan Minuman, di sisi lain mengalami peningkatan hingga lebih dari semvbilan kali lipat. Bahkan Stayhoops dari kategori Fashion berhasil mencatat kenaikan rata-rata transaksi bulanan menjadi 38 kali lipat dibandingkan sebelum bergabung dengan BBI. (sya)