Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Akan Semakin Merata

18

FinTechnesia.com | Alpha JWC Ventures, perusahaan modal ventura tahap awal Indonesia dan Kearney, perusahaan konsultan manajemen global, meluncurkan sebuah laporan penelitian terbaru, Unlocking The Next Wave Of Digital Growth: Beyond Metropolitan Indonesia.  Laporan tersebut kolaborasi dengan Credit Suisse, Amazon Web Services, dan Xiaomi Indonesia.

Laporan menguraikan arah perekonomian digital Indonesia tahun 2021. Sekaligus memperkuat rekomendasi, gelombang pertumbuhan startup dan investasi berikutnya akan didorong oleh kota-kota non-metropolitan, di luar kuatnya pengaruh bisnis dari Jawa dan Jakarta.

Sistem tiering (tingkatan) diperlukan dalam konteks perekonomian digital.  Laporan ini mengenalkan sistem tiering berdasarkan pada pengeluaran per kapita, ukuran populasi, penetrasi internet, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) provinsi, dan kepadatan populasi. 

Dari 514 kota, sebanyak 15 kota dikategorikan sebagai metropolitan/Tier 1 (Area Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya). Lalu 76 sebagai rising urbanites/ Tier 2 (misalnya Semarang, Makassar, Denpasar). Sebanyak 101 kota slow adopters/Tier 3 (misalnya Magelang, Prabumulih, Bangli) dan 322 lainnya sebagai rigid watchers/Tier 4 (misalnya Kabupaten Jepara, Kabupaten Jayapura).