Setahun Pandemi di Indonesia, Pengguna Layanan Halodoc Melonjak

17

FinTechnesia.com | Satu tahun pandemi COVID-19 Indonesia, banyak kebiasaan dan gaya hidup masyarakat berubah. Termasuk pada bidang kesehatan.

Pemanfaatan tech-health mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, pengunduh aplikasi Halodoc meningkat dua kaali dan diikuti pertumbuhan signifikan di berbagai layanan selama tahun 2020.

Dibandingkan tahun sebelumnya, transaksi layanan konsultasi dokter berbayar meningkat hingga hampir 10 kali lipat. Menyusul peningkatan hingga enam kali lipat layanan Toko Kesehatan Serta pertumbuhan layanan Buat Janji mencapai tiga kali.  

Jonathan Sudharta, CEO & Cofounder Halodoc mengatakan, pertumbuhan di tahun 2020 tidak lepas dari keandalan ekosistem teknologi Halodoc menjembatani kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dan terpercaya.

“Kolaborasi lintas sektor dan dukungan pemerintah membuat kami semakin optimtis menciptakan dampak sosial positif lebih luas lagi melalui berbagai inovasi yang akan terus kami kembangkan di tahun 2021,” terang Jonathan, Senin (1/3).

Halodoc menyediakan layanan tes COVID-19 drive thru. Diluncurkan pertama kali pada April 2020 di Kemayoran dengan menawarkan tes COVID-19 rapid antibodi, kini layanan telah ada di 20 lokasi yang tersebar di 11 kota dan menawarkan berbagai jenis tes COVID-19, seperti swab antigen, PCR, dan rapid antibodi. 

Hingga Februari 2021, layanan drive thru Halodoc telah memfasilitasi lebih dari 600.000 tes COVID-19. Swab antigen sebagai jenis tes paling diminati. (yof)