Usia Lima Tahun, Saban Bulan CARRO Layani Lebih dari 4.000 Transaksi di Asia Tenggara

28

FinTechnesia.com | CARRO, portal jual beli mobil bekas di Asia Tenggara pekan ini berusia lima tahun. Ketika pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun 2015 dengan pendanaan awal sebesar US$ 716.000, CARRO hanya beranggotakan dua orang.

Setahun kemudian, pendiri CARRO Aaron Tan,
Aditya Lesmana dan Kelvin Chng berhasil mengumpulkan dana Seri A sebesar US$ 5,3 juta. Lalu
meningkatkan transaksi hingga US$ 100 juta.

Lima tahun terakhir, CARRO telah menorehkan banyak kesuksesan. Selain itu, jumlah dan nilai transaksi penjualan juga terus meningkat. Penjualan meningkat hingga lebih dari 300% hanya dalam tiga tahun sejak perusahaan diluncurkan.

Hal ini memungkinkan CARRO berekspansi yang lebih besar. Seperti pembukaan kantor di Thailand, Malaysia, dan Indonesia, dan perekrutan lebih dari500 karyawan.

Melalui teknologi, CARRO menciptakan ekosistem yang saling melengkapi. Antara lain showroom, institusi keuangan, hingga konsumen. “Ribuan showroom bergabung menjadi pengguna aktif. CARRO memfasilitasi terciptanya total lebih dari 4.000 transaksi setiap bulan di pasar Singapura,
Malaysia, Thailand dan Indonesia,” ucap Aditya Lesmana, Co-founder CARRO, Kamis (15/10).

Di tengah COVID-19, CARRO bertransformasi digital melalui penerapan penjualan secara contactless. Solusi inovatif ini memudahkan konsumen membeli mobil bekas dengan aman dan nyaman, langsung dari rumah mereka masing-masing atau melalui aplikasi
Tokopedia.

Konsumen dapat melakukan test drive dan membeli mobil secara online tanpa harus melakukan kontak fisik atau bertemu secara langsung dengan penjual. Mereka hanya perlu memilih kendaraan sesuai dengan keinginan, dan CARRO akan mengirimkan mobil langsung ke rumah konsumen. (hlm)