Sabtu, 20 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Bank Muamalat Targetkan, Pembelian Produk Investasi Tumbuh Hingga 80%

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Pada akhir 2024, jumlah transaksi pembelian produk investasi di Bank Muamalat ditargetkan tumbuh sebesar 80% secara year on year (yoy). Jumlah investor diproyeksi naik sebesar 70% (yoy).

SEVP Retail Banking Bank Muamalat, Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, melihat pencapaian di 2023 serta inovasi di 2024, pihaknya optimistis penjualan produk investasi syariah di Bank Muamalat, mulai dari sukuk hingga reksadana syariah akan tumbuh pesat.

Tingginya animo nasabah yang didukung strategi jemput bola berdampak positif terhadap penjualan. “Strategi tersebut akan kami lanjutkan dan tingkatkan pada tahun ini. Kami optimistis target pertumbuhan dua digit pada akhir tahun ini dapat tercapai,” ujarnya, belum lama ini. 

Baca juga: Program Berhadiah Berkah Seru Tingkatkan Animo Bertransaksi Nasabah Bank Muamalat

Jumlah investor pada 2023 meningkat sebanyak tiga kali lipat dibandingkan pada 2022. Begitu pula dengan dana kelolaan atau asset under management (AUM) yang tumbuh hingga 200 kali lipat ketimbang 2022. 

Hal tersebut dapat tercapai karena produk investasi yang ditawarka Bank Muamalat sesuai karakter nasabah. Nasabah Bank Muamalat mengutamakan aspek kesyariahan, return optimal, fitur kupon, serta risiko yang terukur dan manageable. 

Bank Muamalat akan menambah produk reksadana terbuka (open end) dengan fitur dividen. Produk ini memungkinkan nasabah mendapatkan dividen berupa uang tunai ke rekening nasabah dengan pilihan pembayaran kupon bulanan maupun tiga bulanan. “Hal ini kami hadirkan mengingat tipikal nasabah Bank Muamalat sangat cocok dengan fitur dividen tersebut,” imbuh Dedy. (kai)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER