Minggu, 14 April 2024
FINTECHNESIA.COM |

Riset Compas.co.id: Kenaikan Harga Beras Berpengaruh ke Harga Makanan Pokok Lain di E-Commerce

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Pertengahan Februari 2024 marak pemberitaan kelangkaan beras dan peningkatan harga beras yang cukup signifikan. Compas.co.id aktif memonitoring harga-harga beras dan beberapa substitusi produk pengganti beras di Tokopedia, Shopee dan Blibli pada periode 1 Desember 2023 – 20 Februari 2024.

Hasilnya, Compas.co.id menemukan kenaikan berbagai jenis beras yang terjadi secara bertahap di e-commerce pada Januari dan Februari 2024. Melalui temuan Compas.co.id, turut menemukan beberapa produk substitusi juga turut mengalami kenaikan. Di antaranya porang, jagung, singkong dan ubi.

Compas.co.id melihat keresahan publik terkait peningkatan harga beras. Maka, Compas.co.id memantau harga di e-commerce dan memberikan insight bagi masyarakat.

“Berdasarkan data dashboard Compas.co.id harga rata-rata beras putih dari berbagai varian meningkat 22% dibanding bulan sebelumnya. Lalu kembali meningkat 11% di Februari 2024,” terang Hanindia Narendrata, Co Founder dan CEO Compas.co.id, pekan lalu.

Baca juga: Anomali, Bersamaan Ramainya Bansos, Penjualan Minyak Goreng dan Beras Menurun

Berdasarkan pantauan Compas.co.id kenaikan tidak hanya terjadi pada beras putih, juga beragam beras lain. Harga rata-rata beras merah turut meningkat bertahap dari Desember 2023, hingga Februari 2024.

Januari 2024 meningkat 16% dibanding bulan sebelumnya. Beras merah kembali Naik di bulan Februari 2024 sebanyak 12%. Hal serupa terjadi jenis beras cokelat dan beras hitam.

Di periode yang sama harga rata-rata beras hitam naik 6% di bulan Januari 2024 dan pada Februari naik 7%. Sementara harga rata-rata beras cokelat meningkat cukup tinggi 38% pada bulan Januari 2024 dan kembali naik sebesar 3% di bulan Februari 2024.

Compas.co.id selaku e-commerce market insight mengantisipasi peralihan beras ke beragam makanan pokok lain. “Menariknya, berdasarkan riset ini Compas.co.id menemukan beberapa jenis produk substitusi seperti porang, jagung, singkong dan ubi turut meningkat.

Hanindia berharap, kehadiran Compas.co.id yang menggunakan metode crawling a tau merekam seluruh transaksi di e-commerce secara near real time, diharapkan dapat membantu menyajikan informasi yang aktual dan akurat bagi publik.

“Kami berupaya terus memonitoring data-data ini dalam beberapa bulan ke depan. Khususnya menjelang Ramadhan di bulan Maret 2024 mendatang,” tutup Narendrata. (nin)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER