Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:56 WIB

BMKG: Gempa di Sukabumi Terkuat Selama 19 Tahun

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Pemicu gempa tektonik M=5,1 yang mengguncang wilayah Sukabumi Selasa petang (10/3) pukul 17.18.04 WIB adalah aktivitas sesar aktif. Hasil analisis menunjukkan, gempa diakibatkan aktivitas slip atau pergeseran blok batuan kulit bumi secara tiba-tiba.

Mengutip rilis di situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Sukabumi kemarin merupakan gempa dengan magnitudo paling kuat bersumber dari sesar aktif di daratan Jawa Barat sejak 19 tahun terakhir. Berdasarkan catatan katalog gempa, gempa kuat dengan pusat di darat terakhir di Jawa Barat berkekuatan M=5,1 terjadi di Ciamis-Kuningan pada 13 Januari 2001.

Baca Juga: Selain Menggoyang Jakarta, Gempa Bumi Sukabumi Juga Terasa di Daerah-Daerah Ini

Ada beberapa pembelajaran yang dapat diambil dari kasus gempa Sukabumi ini. Pertama, di wilayah Indonesia masih banyak sebaran sesar aktif yang belum teridentifikasi dan terpetakan strukturnya dengan baik. Identifikasi dan pemetaan ini sangat penting untuk kajian mitigasi dan perencanaan wilayah.

Kedua, mewujudkan bangunan tahan gempa. “Ini penting, banyaknya korban sebenarnya bukan disebabkan gempa, tapi timbul korban akibat bangunan roboh dan menimpa penghuninya,” terang Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Rabu (11/3). Membuat bangunan rumah tembok asal bangun tanpa besi tulangan atau besi tulangan dengan kualitas tidak standar menjadikan penghuninya sebagai korban jika terjadi gempa.

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER