Senin, 26 Februari 2024
FINTECHNESIA.COM |

Kejar Efisiensi Biaya, 27 Restoran Digitalisasi Sistem Pengadaan Melalui Food Market Hub

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Dampak pandemi memaksa seluruh industri putar otak agar bisa tetap hidup. Tak terkecuali industri makanan dan minuman (mamin).

Berbagai cara ditempuh. Salah satunya dengan mendigitalisasi sistem pengadaan guna menghemat biaya operasional.

Sejak Agustus 2021-Januari 2022, terdapat 27 brand restoran Indonesia yang mencakup 1.335 outlet, sedang mendigitalisasi sistem pengadaan, manajemen inventaris dan seluruh backend operations melalui Food Market Hub.

Salah satu bisnis restoran pengguna layanan Food Market Hub, Roti Ropi mengatakan, sebelum menggunakan Food Market Hub, kerap terjadi kendala dalam komunikasi dan operasi antara dapur pusat dan outlet yang tersebar. Lantaran proses operasional masih manual.

Platform FMH telah mengurangi pekerjaan pengadaan kami dengan membuat proses dari manual menjadi otomatis. “Ini sangat membantu kami mengeliminasi human error. Juga mengurangi pemborosan karena perhitungan yang otomatis,” ujar Pendiri dan CEO Roti Ropi, Ahmad Reza, pekan lalu.

Sistem pengadaan terdigitalisasi ini dikembangkan oleh Food Market Hub, perusahaan teknologi asal Malaysia penyedia solusi pengadaan dan inventaris berbasis cloud bagi bisnis mamin.

Selain Roti Ropi, 26 bisnis restoran lainnya yang saat ini sedang beralih ke sistem dan ekosistem procurement digital Food Market Hub. Antara lain Tahooe, dan Wanfan.

Country Head Food Market Hub Indonesia, CP Lim, melihat pesatnya pertumbuhan pengguna aktif platform Food Market Hub menandakanpemilik bisnis restoran terus berinovasi dengan proses digitalisasi bisnis.

Salah satunya menggunakan sistem manajemen dan otomatisasi pengadaan. Serta inventaris barang untuk dapat meningkatkan efisiensi biaya dan tetap bertumbuh di masa pandemi ini.

“FMH ke depan akan terus mengembangkan beragam solusi terbaru dalam rangka memajukan sektor mamin di Indonesia,” ucap CP, pekan lali.

Food Market Hub ekspansi ke Indonesia setelah mendapat kucuran dana sebesar US$ 8,5 juta atau setara Rp 121 miliar. Dana segar tersebut unruk memperkuat tim di Indonesia, melakukan penetrasi pasar serta mengedukasi pelaku bisnis restoran dan kafe. Adapun jumlah karyawan Food Market Hub saat ini berjumlah 18 orang, dari sebelumnya hanya empat pegawai.

Selain Indonesia, Food Market Hub sudah terlebih dulu menjejakkan kakinya di Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. (nin)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER