Jumat, 14 Juni 2024
FINTECHNESIA.COM |

GOTO Pangkas Kerugian 41% di Kuartal I 2023, Tinggal Rp 3,89 Triliun, Ini Faktornya

BACA JUGA




FinTechnesia.com | PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih membukukan rugi bersih pada kuartal I 2023. Yakni sebesar Rp 3,89 triliun.

Angka itu turun 41% ketimbang periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,6 triliun. “Rugi bersih perseroan didorong antara lain oleh pertumbuhan pendapatan serta penurunan insentif dan biaya pemasaran produk,” ujar Direktur Keuangan Grup GoTo, Jacky Lo, Kamis (27/4).

Jacky mengungkapkan, perbaikan pada rugi operasional, sebagian diimbangi oleh faktor non-operasional. Seperti normalisasi nilai tukar mata uang asing dan penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan

Upaya penghematan beban usaha pada kuartal keempat 2022 telah mengurangi beban operasional berulang (recurring cash operating expenses) hingga Rp 460 miliar atau 17% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Baca juga: Kerugian GOTO Melejit 75% di September 2022, Menjadi Rp 20,12 Triliun

Penghematan beban personalia dari langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) pada November 2022, sekitar Rp 210 miliar. Meningkat 13% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Beban insentif dan pemasaran produk juga turun signifikan yaitu 39% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Mencerminkan total penghematan sebesar Rp2,6 triliun.

Sementara itu, posisi kas GoTo dan neraca keuangan tetap solid dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp 26,8 triliun dan fasilitas kredit sekitar Rp 4,65 triliun. Sebanyak Rp 1,5 triliun telah digunakan per 31 Maret 2023.

Sementara itu, EBITDA Grup yang disesuaikan pada kuartal pertama 2023 adalah sebesar Rp -1,6 triliun atau -1,1 persen sebagai persentase dari nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV). Meningkat 67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan 49% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Andre Soelistyo, Direktur Utama Grup GoTo mengungkapkan, pertumbuhan EBITDA yang disesuaikan, didukung oleh kinerja kuat khususnya dari unit bisnis on demand services dan e-commerce.

“Pada kuartal pertama 2023, kami terus melangkah menuju profitabilitas. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan EBITDA yang disesuaikan sebesar 67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan 49 persen dibandingkan kuartal sebelumnya,” kata Andre. (kai)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER