Senin, 27 Mei 2024
FINTECHNESIA.COM |

Kaspersky Berikan Tips Belanja Online Nyaman dan Aman Selama Idul Fitri

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Idul Fitri merupakan momentum spesial bagi umat Islam di Indonesia. Kemeriahan tidak hanya dari tradisi mudik, juga dari tradisi belanja. Faktanya, puncak konsumsi diperkirakan akan terjadi pada kuartal II-2024 karena momentum perayaan Hari Raya.

Mengingat tradisi belanja kini telah beralih secara online, banyak sekali kemudahan
kepada pengguna. Mulai metode pembayaran, hadirnya banyak toko online, dan penawaran digital lain.

Namun, kenyamanan tersebut masih menyembunyikan kerentanan yang signifikan. Misalnya, jebakan penjahat siber melalui pesan phishing dari platform manapun. Mulai tautan online mencurigakan yang mungkin Anda klik atau lampiran tak terduga yang berisi malware, kode QR palsu, penipuan akun toko online dan sebagainy.

Pada tahun 2023 saja, teknologi anti-phishing Kaspersky mendeteksi hampir 500.000 upaya mengikuti tautan phishing pada perangkat bisnis di Asia Tenggara (SEA). Indonesia mencatat sebanyak 97.465 insiden. Statistik ini mengacu pada tautan phishing yang terkait dengan keuangan, e-commerce, perbankan, dan sistem pembayaran.

Toko online adalah tiga teratas entitas yang paling sering ditiru oleh phisher
Permintaan belanja online terbukti masih tinggi untuk tahun 2023. Hal ini turut sejalan dengan tren phishing yang sedang terjadi. Tahun lalu, halaman phishing yang meniru portal internet global (16,46%) kembali. menempati posisi teratas berdasarkan jumlah upaya pengalihan tautan.

Pengguna layanan web (web services) juga menjadi sasaran pelaku ancaman dengan persentase sebesar 14,66%. Selanjutnya 12,22% serangan phishing menargetkan pengguna toko online.

Pelanggan, terutama mereka yang belum terlalu aktif secara digital, kurang memiliki kesadaran terhadap risiko paling sederhana seperti phishing dan spam.

Baca juga : Kaspersky Mengungkap Penipuan Online Lintas Platform, Termasuk Aplikasi Palsu

Mengingat belanja online dan pembayaran elektronik menjadi bagian penting dari aktivitas hari raya, Kaspersky mengimbau masyarakat Indonesia waspada. Terutama terhadap pengumuman penjualan yang disampaikan melalui email, pesan teks, postingan media sosial, atau bahkan panggilan telepon, cermati secara detail sebelum mengklik.

“Ancaman bisa datang dari mana saja. Nmun kita dapat melindungi diri kita dengan kewaspadaan dan solusi keamanan kuat yang terpasang di perangkat,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager Asia Tenggara di Kaspersky, dalam rilis ke FinTechnesia, Senin (8/4).

Untuk menghindari menjadi korban penjahat siber saat berbelanja online di Hari Raya Idul Fitri, Kaspersky merekomendasikan beberapa hal.

● Pilihlah merek-merek familiar yang Anda kenal atau pernah dengar. Jika Anda membeli dari vendor baru, telitilah dengan cermat. Pencarian yang baik adalah melihat apakah mereka dapat dihubungi jika terjadi kesalahan pesanan. Carilah email, nomor telepon dan/atau alamat, dan kebijakan pengembalian. Riwayat feedback vendor adalah tanda keaslian dan keandalan lain.
● Miliki kartu kredit sementara, jangan gunakan kartu kredit utama. Penjahat siber telah mengembangkan teknik dan malware yang sangat canggih.
● Berbelanja di situs yang aman. Cari alamat URL yang diawali dengan https://, bukan http://.

● Kelola dan lindungi kata sandi online Anda. Menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun online adalah salah satu hal terpenting.
● Waspada terhadap jenis informasi yang diminta. Jangan memberikan informasi lebih dari yang diperlukan,
● Gunakan VPN. Jika Anda benar-benar harus berbelanja online saat menggunakan Wi-Fi publik, instal solusi VPN (virtual private network) terlebih dahulu.
● Perbarui, perbarui, dan perbarui. Perbarui program dan perangkat lunak keamanan sebelum Anda berbelanja.
● Setelah berbelanja, selalu lakukan sesi logout.
● Cetak dan simpan catatan transaksi online. Baca semua laporan transaksi dengan cermat saat Anda mendapatkannya dan periksa tagihan yang tidak sah. (nin)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER