Senin, 15 Agustus 2022 | 04:27 WIB

Virus Corona Menyengat, Dana Kelolaan Bareksa Tetap Mantap

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Fenomena menarik terjadi di dunia e-investasi Indonesia. Di tengah ambruknya pasar saham dan finansial global, total dana kelolaan atau asset under management (AUM) marketplace
finansial Bareksa justru masih terus bertumbuh.

Menurut data, total AUM Bareksa per 15 Maret 2020 sudah tembus melebihi Rp 2 triliun, melesat 20% ketimbang akhir tahun 2019. Jika dibandingkan bulan lalu, AUM Bareksa masih melonjak 12%.

Padahal, IHSG dalam periode yang sama ambrol 17%. Peningkatan AUM ini didorong nilai subscription
(pembelian) reksadana selama satu bulan terakhir. Termasuk Sukuk Ritesl (SR 012) menguat 48%, dibandingkan periode sama bulan sebelumnya.

Selain itu, jumlah nasabah Bareksa terus bertumbuh, mencapai 800.000 atau sekitar 42% dari jumlah
investor reksadana di Indonesia. Jika tren ini berlanjut, merupakan fenomena penting yang
menunjukkan potensi fintech di area e-investasi. “Bersama-sama pemain lainnya, Bareksa siap ikut membantu pemerintah dan OJK dalam meredam dampak pandemi COVID-19 di pasar keuangan kita,” kata Co-founder dan CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, Senin (16/3). (mrz)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER