Senin, 15 Agustus 2022 | 05:44 WIB

Virus Corona Semakn Merebak, Ini Langkah P2P Lending

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Covid-19 virus corona, memberikan dampak yang bervariasi pada banyak sektor bisnis termasuk  peer to peer (P2P) lending. Salah satu memperkuat mitigasi untuk meminimalisir resiko dengan melakukan penyesuaian pada algoritma  artificial Intelligence yang dikembangkan Crowdo Indonesia.

Tantangan yang dihadapi antara lain adalah perubahan standar operasional pada aktivitas pendistribusian barang serta adanya pelemahan permintaan.  Kondisi ini pun mempengaruhi bisnis peer to Peer Lending yang berhubungan langsung dengan perusahaan-perusahaan yang terdampak kondisi ini.

Efek  pandemic ini disadari betul oleh Chief Commercial Officer Crowdo Indonesia Ikram Jeihan. “Saat ini belum ada dampak signifikan terhadap bisnis Crowdo. “Pembayaran kewajiban borrower kami masih sesuai jadwal jatuh tempo yang ditetapkan. Namun, kami telah mengantisipasi potensi risiko yang akan terjadi. Tim kami telah merumuskan beberapa strategi bisnis yang telah disesuaikan dengan kondisi saat ini agar layanan kepada pihak terkait tetap optimal,” sebutnya, Kamis kemarin

Mengantisipasi dampak buruk Covid-19 pada bisnis P2P, Ikram menjelaskan Crowdo Indonesia sebagai salah satu P2P Lending yang telah mengantongi izin penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah melakukan mitigasi risiko terhadap kondisi bisnis saat ini. Salah satunya penyesuaia goalitma Artificial Intelligence, sehingga Lender mendapatkan informasi yang komprehensif sebelum memutuskan untuk mendanai di platform Crowdo.

“Ada beberapa penyesuaian algoritma pada bisnis yang terdampak di sistem Artificial Intelligence kami. Ini bentuk komitmen kami di tengah pandemi Covid-19 agar para calon lender mendapatkan info terkini dan juga komprehensif sebelum memutuskan,” tambah Ikram. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER