Rabu, 7 Desember 2022

Pinjaman Investree ke UKM Sektor Kesehatan Meningkat

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Saat Ramadan yang diselimuti pandemi corona, fintech peer to peer (P2P) lending mengalami peningkatan pemberi pinjaman (lender) dan peminjam (borrower). Seperti Investree. Jumlah borrower naik saat Ramadan karena peningkatan kebutuhan untuk THR karyawan yang kebanyakan dari pengusaha UKM.

Selain itu, borrower dari sektor kesehatan juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal ini dikarenakan kepentingan utama untuk membantu kekuatan medis untuk menanggulangi pandemi COVID-19.

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan, Investree berkomitmen penuh dalam mendukung UKM Indonesia tetap beroperasi dan bangkit di masa pandemi ini melalui dukungan di sisi cashflow. “Kami sangat senang mendukung borrower sektor kesehatan. Sehingga memudahkan mereka bekerja untuk mengatasi penyebaran virus yang telah merenggut nyawa ribuan orang ini,” tambah Adrian, Kamis (21/5).

PT Indosopha Sakti, salah satu borrower yang menyediakan berbagai kebutuhan alat kesehatan bagi rumah sakit di seluruh Indonesia, mengakui dengan dukungan Investree mereka dapat menyalurkan kebutuhan rumah sakit. Tanpa khawatir keterlambatan pembayaran dan menghambat produksi.

Head of Finance Administration & Sales Marketing PT Indosopha Sakti, Flavia Aybie mengatakan, di situasi seperti sekarang, walaupun bisnis sedang meningkat, tetap harus berpikir keras bagaimana cara membuat bisnis terus bertahan. “Meningkatnya permintaan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kesehatan, anggaran sempat tidak cukup membantu kekuatan medis yang membutuhkannya. Itulah mengapa akhirnya kami menggunakan platform Investree agar dapat membantu tenaga medis dengan memberikan peralatan yang memenuhi standar,” tambah Flavia. (mrz)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER