Alternatif Investasi di Kala Pandemi, Bank Danamon Pasarkan Produk Reksadana Ashmore

23

FinTechnesia.com | PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. dan Bank Danamon menjalin kerjasama memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat terhadap solusi investasi. Solusi ini diharapkan memberikan imbal hasil menarik di tengah kondisi suku bunga rendah, nilai tukar rupiah yang melemah dan pasar modal fluktuatif.

Pada masa pandemi COVID-19 ini, masyarakat memiliki kebutuhan terhadap penempatan dana alternatif. Salah satunya reksadana. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia jumlah investor reksa dana tumbuh 30,50% pada masa pandemi ini dibandingkan tahun 2019.

Sebagai langkah awal kemitraan, Danamon memasarkan produk reksadana Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN) dan Ashmore Dana Obligasi Nusantara (ADON).

ADPN merupakan Reksadana berbasis saham yang fokuspada saham-saham kapitalisasi kecil dan menengah. Tapi tetap memiliki kualitas fundamental yang menunjang dalam jangka panjang dan dengan manajemen risiko likuiditas yang kuat.

Sementara ADON merupakan reksadana pendapatan tetap dengan mandat manajemen durasi aktif Sehingga dapat merespon kondisi pasar yang dinamis.

Keduanya merupakan produk unggulan Ashmore yang diluncurkan sejak 2013 dan telah memberikan kinerja yang baik. ADPN memberikan kinerja lebih baik dibandingkan indeks acuannya sebanyak 11.2% sejak peluncuran sampai akhir Oktober 2020.


Arief Wana, Direktur PT Ashmore Asset Management Tbk, mengatakan, kemitraan dengan Danamon merupakan potensi Ashmore meningkatkan pangsa pasar di industri reksadana Indonesia. “Kami berharap nasabah Danamon mendapatkan akses alternatif investasi dengan tema investasi saham dan obligasi,” terang Arief, Kamis (19/11)
 
Michellina Triwardhany, Wakil Direktur Utama Danamon berharap, dengan produk reksadana ini, nasabah dapat mengelola keuangan mereka secara lebih baik. “Kerjasama ini dapat memperkuat keunggulan kami mendukung masyarakat Indonesia untuk memegang kendali keuangan mereka sehingga menjadi lebih sejahtera. Terutama dalam masa yang menantang ini,” terang Michellina.
 
Bisnis wealth management Danamon, juga ikut bertumbuh dari sisi dana kelolaan maupun jumlah nasabah. Sampai September 2020, unit wealth management Danamon mencatat pertumbuhan sebesar 61% pada dana yang dikelola atau asset under management (AUM) dibandingkan tahun sebelumnya. (mrz)