Seperempat Abad Dual Listing di Bursa Saham, Telkom Percepat Transformasi Digital

18

FinTechnesia.com | PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melewati 25 tahun dual listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Pada 14 November 1995, Telkom melakukan penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) tidak hanya di bursa Indonesia tapi juga bursa internasional di Amerika Serikat.

Bertempat di Telkom Landmark Tower, Telkom melaksanakan Peringatan 25th Telkom IPO Anniversary. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, Telkom adalah BUMN terbesar secara infrastruktur dan bisa mendorong perubahan.

“Di kondisi saat ini, investor percaya pada perusahaan yang punya strategi jangka panjang dan mampu beradaptasi terhadap perubahan. Terutama di industri yang digeluti Telkom,” terang Erick, Kamis (19/11).

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah saat opening bell pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memaparkan, dual-listing menunjukkan komitmen pada kepatuhan terhadap aturan dan perundangan.

Selama 25 tahun terakhir tercatat di BEI dan NYSE, saham Telkom memberikan kapitalisasi pasar yang terus tumbuh hingga sekitar 12 kali lipat. Serta dua kali stock split yakni di tahun 2004 dan 2013. Vice President of Listings and Services NYSE, Chris Taylor menyatakan, langkah IPO Telkom merupakan momentum yang sangat penting. (mrz)