Xendit Mendapatkan Pendanaan Seri B Senilai US$ 64,6 Juta

18

FinTechnesia.com | Xendit, penyedia layanan infrastruktur pembayaran digital mendapat US$ 64,6 juta dalam pendanaan Seri B yang dipimpin firma modal ventura global Accel. Secara keseluruhan, perusahaan telah mengumpulkan total pendanaan sebesar USD 88 juta.

Di tengah transformasi digital Asia Tenggara yang pesat, Xendit memproses lebih dari 65 juta transaksi. Sengan pembayaran US$ 6,5 miliar per tahun.

“Asia Tenggara merupakan kawasan sangat kompleks. Terutama Indonesia yang memiliki 17.000 pulau dan teknologi di kawasan tersebut yang cukup menantang. Membangun sebuah ekosistem bisnis masa depan dengan infrastruktur yang belum memadai, akan menghambat pelaku bisnis di Asia Tenggara” kata Moses Lo, CEO dan Co-Founder, Kamis (4/3).

Dengan lebih dari 150 juta penduduk beradaptasi secara digital dan kelas menengah berkembang pesat, ekonomi digital Indonesia akan meningkat empat kali lipat pada tahun 2025. Asia Tenggara membutuhkan akses ke infrastruktur pembayaran sendiri yang dapat diandalkan. “Platform Xendit akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital kawasan ini dan memastikan generasi pelaku bisnis berikutnya dapat berkembang pesat,” terang Tessa Wijaya, COO dan Co-Founder Xendit.

Accel memimpin putaran pendanaan tersebut dengan dukungan tambahan dari YCombinator. Xendit adalah perusahaan Indonesia pertama yang terpilih untuk mengikuti program akselerator YCombinator pada tahun 2015

Xendit hadir untuk memberi solusi pembayaran. Sehingga pelaku bisnis dapat menyiapkan dan menerapkan inisiatif komersial dengan cepat. Termasuk memproses pembayaran, menjalankan pasar, mencairkan penggajian dan pinjaman, dan
mendeteksi penipuan. (eko)