Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:36 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Perusahaan Logistik Gunakan Cara Ini

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Masuknya virus corona .di Indonesia memunculkan kekhawatiran di sektor logistik tanah air. Selama ini kebanyakan perusahaan logistik menerapkan cara konvensional menggunakan sorting centre besar yang melibatkan banyak orang di dalamnya. Sehingga risiko penularan virus corona lewat kontak fisik lebih tinggi.

Menurut Zaldy Ilham Masita, Chief Operating Officer (COO) Paxel, salah satu upaya mencegah penyebaran corona bisa dengan menerapkan model logistik pintar, memakai IoT (internet of things), karena mengurangi kontak face-to-face dalam mengantar atau menjemput barang. Perusahaan ataupun personal bisa menggunakan teknologi smart locker milik pelopor sameday delivery antarkota, Paxel.

Melihat pengalaman di sumber virus Corona, Wuhan, China, pengiriman online melonjak karena toko fisik tutup dan tidak beroperasi. Proses pengiriman barang di Wuhan juga terbantu karena pengiriman e-commerce 80% sudah menggunakan loker.

Zaldy memaparkan, melalui sistem pengiriman estafet dari kurir ke loker, bukan lagi kurir ke konsumen, dapat membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 melalui kontak fisik. “Model bisnis Paxel siap mengantisipasi bencana di industri logistik. Kami mengajak semakin banyak perumahan, apartemen, gedung perkantoran dan tempat-tempat publik lain agar menyediakan tempat pemasangan smart locker sebagai fasilitas untuk membuat biaya logistik lebih murah dan aman,” tambahnya, Selasa (3/3).

Semakin minimnya penularan virus melalui logistik, diperkuat dengan pernyataan Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto, bahwa virus tidak dapat menular melalui benda mati. Sampai Selasa (3/3) dua orang Indonesia telah tertular novel coronavirus (nCoV), dari total 90 938 orang di dunia. (yof)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER