Jumat, 2 Desember 2022

Dorong Digitalisasi Akses Pengetahuan, Telkomsel Hadirkan Paket Data

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia melalui penyediaan akses terhadap ilmu pengetahuan yang semakin inklusif. Inisiatif tersebut diwujudkan dalam bentuk paket data ilmupedia dan kuis ilmupedia Berani Jawab! (IBJ).

Ilmupedia merupakan paket data yang khusus digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi belajar online. Sedangkan IBJ adalah program kuis tingkat nasional untuk murid-murid tingkat SMA dan sederajat dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia.

Vice President Mass Market Telkomsel Hastining B. Astuti mengatakan, Telkomsel berkomitmen menjadi enabler bagi generasi muda dan meyakini bahwa akses terhadap ilmu pengetahuan perlu dibuka secara luas. “Sejalan dengan komitmen pemerintah memperkuat teknologi sebagai alat pemerataan kesempatan dan dukungan pembelajaran yang sama, Telkomsel menghadirkan paket data ilmupedia dan kuis IBJ,” kata Hastining, Kamis (5/3)

Kedua inisiatif tersebut sebagai salah satu bentuk upaya Telkomsel menciptakan ekosistem digital yang inklusif, khususnya dalam bidang pendidikan. Paket ilmupedia merupakan paket data yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi belajar online. Paket ini diharapkan dapat mendorong pelajar terus menggali potensi diri mereka dengan memberikan keseruan serta kemudahan akses belajar secara online. “Sedangkan kuis IBJ juga diadakan online dan offline agar dapat diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai kota di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Paket ilmupedia kini sudah dapat digunakan untuk mengakses aplikasi belajar dari Quipper, Cakap, Bahaso dan Zenius. Ke depan, Telkomsel mengembangkan paket ilmupedia dengan memperluas kolaborasi dengan pihak lain yang memiliki visi sejalan. Paket ilmupedia dapat diaktifkan oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel. Atau dengan menghubungi menu akses 363844#.

IBJ sudah mulai diselenggarakan pada 5 Februari 2020. Diikuti lebih dari 18.200 murid yang terbagi menjadi sekitar 3.700 tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Peserta berasal dari 2.026 sekolah di 324 kota dari Sabang sampai Merauke. (yof)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER