Rabu, 7 Desember 2022

Dukung OJK, Modal Rakyat Terapkan Pencegahan Virus Corona

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengirimkan surat edaran kepada institusi keuangan perihal antisipasi terhadap virus corona baru atau COVID-19. Terdapat tiga poin utama. Yakni penyesuaian operasional, penundaan perjalanan bisnis dan tidak melakukan kegiatan mengumpulkan sejumlah orang, baik internal maupun eksternal.


Namun penyesuaian ni jangan sampai mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Sejalan dengan imbauan OJK, Modal Rakyat sebagai salah satu peer-to-peer lending yang terdaftar sejak Juni 2018, turut serta mengantisipasi persebaran virus corona.

Salah satu antisipasi menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home) secara bergantian kepada karyawan. Cara ini dengan pemanfaatan software project management tools terkini, seperti Jira, Slack, Zoom, dan Trello.

Keamanan data pengguna juga tetap menjadi prioritas Modal Rakyat. Segenap karyawan, khususnya tim developer yang bekerja dari rumah memanfaatkan jalur VPN. Sehingga pengembangan produk terus dapat dilakukan.

Sebagai P2P lending yang tersertifikasi ISO 27001:2013, tentu ini menjadi salah satu pedoman yang diterapkan Modal Rakyat. “Penerapan work from home dalam uji coba. Karyawan dapat bekerja dari rumah dan meminimalisir mengunjungi tempat-tempat keramaian. Tentunya upaya dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kami,“ ungkap Stanislaus M.C Tandelilin, selaku Presiden dan Co-Founder Modal Rakyat, Senin (16/3).

Upaya ini sebagai antisipasi penyebaran virus. Meengingat karyawan Modal Rakyat berasal dari beberapa daerah Jabodetabek serta sering menggunakan layanan transportasi umum.

Dalam uji coba ini, Modal Rakyat memanfaatkan teknologi informasi untuk dapat memantau kinerja karyawan. Setiap karyawan telah diberi kisi-kisi untuk memanfaatkan teknologi yang ada tanpa mengurangi produktivitas kinerja. “Modal Rakyat berharap masyarakat tidak panik. Justrru kita harus bersama-sama saling menjaga dan mengingatkan. Sejauh ini, peminjam di Modal Rakyat banyak dan cukup terdiversifikasi serta berasal dari sektor-sektor produktif yang cenderung masih tumbuh. Seperti logistik, distribusi, dan perdagangan,” ujar Stanis.

Modal Rakyat telah menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 10.000 aplikasi pinjaman ke lebih dari 1.800 UMKM dengan total pendanaan lebih dari Rp 210 miliar Masyarakat diharapkan dapat terus mendukung dan bergotong royong untuk menjaga kestabilan perekonomian Indonesia dengan mendukung UMKM. (mrz)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER