Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:12 WIB

Kompensasi PHK, Indosat Ooredoo Siapkan Rp 663 Miliar, Masih Ada 52 Karyawan Memilih Proses Mediasi

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Indosat Ooredoo mengumumkan, reorganisasi bisnis telah diterima oleh para karyawan. Reorganisasi ini telah diterima oleh 92% dari total 677 karyawan yang terkena dampak dan telah menjalani fase transisi yang lancar akhir Maret lalu. “Dengan dimulainya langkah-langkah ini, reorganisasi struktur perusahaan sebagian besar telah selesai,” kata Direktur dan Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni, Kamis (2/4).

Irsyad memahami, ini adalah saat yang sulit bagi karyawan. Indosat Ooredoo mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan untuk memberikan dukungan dan untuk memperingan dampak pada karyawani. “Kami mengadakan pelatihan dan dukungan pasca-kerja untuk karyawan yang terkena dampak akhir Februari lalu. Mitra managed services berkelas dunia, Ericsson, mulai merekrut banyak karyawan kami yang terkena dampak untuk mulai bekerja di bawah payung perusahaannya,” terang Irsyad

Indosat Ooredoo telah mengalokasikan dana sekitar Rp 663 miliar untuk mendanai paket kompensasi. Dengan angkatan pertama sebesar Rp 343 miliar untuk 328 karyawan yang terkena dampak. Tidak termasuk bonus tahun 2019 sebesar Rp 18,3 miliar, yang akan dibayarkan sebelum 15 April. “Kami menyelesaikan reorganisasi akhir Februari,. Dan 92% karyawan yang terkena dampak telah menerima kompensasi yang jauh lebih baik daripada undang-undang,” kata Irsyai.

Irsyad mengakui, saat ini sedang melalui proses mediasi dengan 52 karyawanyang memutuskan menolak tawaran kompensasi dan melalui penyelesaian perselisihan hubungan industrial. “Kami menghormati dan mengikuti proses yang mengacu pada prosedur dan hukum yang berlaku. Proses dimulai dengan pertemuan bipartit pada akhir Februari lalu. Dilanjutkan proses mediasi yang dipimpin oleh masing-masing Kantor Tenaga Kerja setempat sebelum merebaknya Covid-19,” ujarnya. (sof)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER