Senin, 15 Agustus 2022 | 04:31 WIB

Huawei dan China Mobile Sukses Tancapkan BTS di Ketinggian Pegunungan Everest

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | China Mobile dan Huawei awal pekan ini mengumumkan keberhasilan mereka menghadirkan konektivitas jaringan 5G melalui
pembangunan BTS 5G pada ketinggian 6.500 meter di Pegunungan Everest. Huawei juga mendukung China Mobile mengoperasikan jaringan dual Gigabit di Everest. Yakni setelah peluncuran jaringan fiber optik
Gigabit di lokasi ketinggian yang sama.

Pembangunan konektivitas 5G di Everest bersamaan dengan perayaan 60 tahun uksesnya pendakian hingga ke puncak pegunungan tersebut dari sisi utara. Pembangunan teknologi jaringan 5G di Everest ini diharapkan mendukung layanan komunikasi untuk menunjang proses pengukuran ulang wilayah pegunungan ini dengan akurasi lebih baik lagi.

Huawei menawarkan solusi end to end dalam mendukung pembangunan jaringan dual Gigabit China Mobile di sejumlah titik. Di antaranya Mount Everest Base Camp di ketinggian 5.300 meter, Transition Camp di ketinggian 5.800 meter, dan Forward Camp di ketinggian 6.500 meter. Huawei menggelar teknologi 5G AAU dan SPN di lokasi-lokasi tersebut.

Kegiatan perawatan dan optimalisasi jaringan dikerjakan oleh sejumlah pihak yang memiliki spesialisasi di bidang jaringan. Mereka ditempatkan di ketinggian 5.300 meter atau lebih selama 24 jam dan 7 hari sepekan, guna memastikan operasi jaringan berjalan mulus.

Layanan streaming mulus di ketinggian Everest

Huawei 5G AAU kini terintegrasi lebih jauh lagi dan hadir dalam ukuran ringkas. Sehingga memudahkan pengguna melakukan penggelaran dan instalasi. Solusi ini cocok untuk ditempatkan di infrastruktur-infrastruktur di lokasi ekstrim seperti Everest. Untuk proyek ini, jaringan dalam mode stand alone plus non-stand alone (SA+NSA) terhubung ke lima BTS. Huawei, mengandalkan teknologi massive MIMO untuk mencapai kualitas konektivitas 5G berkecepatan tinggi dengan bandwidth luas.

Huawei massive MIMO andal untuk kebutuhan ini, terlebih dengan cakupan jaringan sangat baik. Massive MIMO punya narrow beams tiga dimensi yang begitu fleksibel. Teknologi ini cocok di area vertikal seperti di Everest. Meskipun pada ketinggian 5.300 meter, kecepatan unduh 5G bisa melampaui 1,66 Gbps, dengan kecepatan unggah bisa mencapai 215 Mbps.

Selain itu, Huawei menggelar solusi teknologi Intelligent OptiX Network untuk menjamin kualitas sehingga menunjang kebutuhan transfer video
resolusi tinggi. Juga siaran langsung VR yang didukung enterprise gateways dengan koneksi upstream/downstream 1Gbps. Jaringan bisa menjangkau seluruh lokasi di ketinggian 5.300 meter dengan kecepatan log 1,43Gbps berkat
Gigabit ONT. Huawei HoloSens intelligent video surveillance system menjamin layanan streaming berkualitas tinggi. Dan menemukan lokasi yang mengalami eror hanya dalam satu kali klik. (mrz)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER