Keren, Bisa Deposito Aset Crypto di Indonesia, Ini Caranya

FinTechnesia.com | Ada wacana Bank Indonesia melakukan digitalisasi rupiah. Ke depan kita tidak perlu lagi membawa dompet dan kartu yang banyak saat di luar rumah.

Pakar Digital, Anthony Leong menyatakan, digitalisasi juga terjadi pada komoditas dengan kehadiran komoditas aset digital crypto yang saat ini sangat berkembang di Indonesia. Dalam laporan kuartal I 2021, transaksi aset kripto sudah mencapai Rp 126 triliun. Dan diprediksi akan semakin besar dalam kuartal mendatang.

Masyarakat mungkin mengenal aset digital kripto melalui bursa kripto di Indonesia. Di bursa ini, aset digital kripto diperdagangkan layaknya emas atau saham diperdagangkan. 

Jika menilik lebih jauh, ekosistem aset digital kripto tidak hanya bursa trading. “Terdapat deposito yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah aset yang dimiliki saat ini,” ujar Anthony, Jumat (4/6).

Anthony menyebut salah satu yang menyediakan layanan deposito aset digital kripto adalah Merlin Lab. Keunggulan dari deposito aset digital kripto ini adalah APY yang tinggi. Sampai Jumat pekan lalu APY terbesar yang dimiliki Merlin Lab adalah 618%.

“APY adalah besaran bunga yang didapat dalam setahun dengan catatan setiap hasil deposito didepositokan kembali.Masyarakat juga perlu mengetahui risiko yang ada tentu harus dengan perencanaan yang matang dengan melakukan riset yang mendalam,” kata Anthony.

Selain itu, juga terdapat deposito aset digital kripto lain. Berbagai pilihan deposito tersebut diharapkan dapat memberikan investor keuntungan maksimal tanpa harus memikirkan risiko – risiko lain. Anthony menyebut perlu memilih platform aset digital kripto yang aman dan sudah melewati masa audit.

“Untuk masalah keamanan tentu saja sudah dijamin oleh auditor ternama di dunia kripto seperti Hacken, Certik, dan Haechi. Auditor ini yang biasanya mengaudit platform aset digital kripto,” ujarnya.

Selain itu, di masa mendatang Merlin Lab juga akan meluncurkan fitur baru seperti undian berhadiah dan juga NFT Market yang tentu saja akan mengembangkan lebih luas lagi portofolio Merlin Lab sebagai All in One DeFI (decentralized finance) ecosystem di dunia crypto. “Ini bisa jadi alternatif investasi di masa kini,” ujarnya. (eko)