Senin, 3 Oktober 2022

LinkAja Syariah Menggandeng Platform Digital Pendidikan Muhammadiyah

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | LinkAja Syariah terus menjalin kerjasama. Kali ini menyediakan kemudahan transaksi digital syariah pada sistem pembayaran di bidang pendidikan.

Terbaru melalui kolaborasi strategis dengan Aplikasi EduMU. Ini adalah platform learning management system, hasil kerjasama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah dan PT Hilotech Karya Anak Bangsa.

Melalui kerjasama ini, LinkAja Syariah mendukung inklusivitas akses bagi para wali murid, murid maupun guru dan sekolah yang dinaungi Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. Saat ini sudah lebih dari 47 sekolah yang tergabung dalam aplikasi EduMU dan akan terus bertambah.

Direktur Utama LinkAja, Yogi Rizkian Bahar menyatakan, pihaknya melihat peluang besar dalam memperluas digitalisasi ekosistem syariah melalui bidang pendidikan.

“Dengan terintegrasinya LinkAja Syariah dalam aplikasi EduMU, kami harap akan mendorong kepercayaan publik dalam mengadopsi layanan keuangan syariah untuk kemudahan proses pembayaran dengan rasa aman yang tetap mengikuti kaidah syariah,” kata Yogi, Selasa (9/8).

EduMu didirikan dengan misi untuk mengakselerasi digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Berdiri sejak tahun 2018, saat ini sebanyak lebih dari 30.000 wali murid, murid, maupun guru yang terdaftar dalam EduMU mendapat

kemudahan dalam mengakses informasi sekolah dan akademik dalam seluruh rangkaian proses pendidikan di sekolah secara digital.

Sungkowo Mudjiamano, Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah menyatakan, kolaborasi dengan LinkAja Syariah merupakan terobosan bagi digitalisasi bidang pendidikan Muhammadiyah.

Dengan mengimplementasi transaksi keuangan menggunakan layanan digital berbasis syariah, para orang tua murid diharapkan mendapat kemudahan akses kapan pun dan dimana pun dalam melakukan pembayaran iuran pendidikan. Sebelumnya hanya dapat dilakukan di kasir menggunakan metode pembayaran tunai maupun transfer bank.

“Di sisi lain, proses pendataan kami akan semakin gesit dengan bantuan digital. Sehingga kami optimistis, hal ini akan membawa kemajuan bagi dunia pendidikan di Indonesia.” kata Sungkowo. (nin)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER