Kamis, 8 Desember 2022

Ruang Menaikkan Suku Bunga Acuan BI Lagi Masih Terbuka

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Pekan lalu, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga kebijakan lebih agresif dari ekspektasi. Bank sentral menaikkan suku bunga kebijakan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) menjadi 4,25%.

Suku bunga deposit facility dan lending facility juga dinaikkan masing-masing sebesar 50 bps menjadi 3,5% dan 5%. Keputusan ini langkah antisipasi untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke kisaran sasaran 3,0±1% di semester II 2023.

Kenaikan BI7DRRR juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Inflasi diperkirakan sedikit di atas 6% pada akhir tahun 2022. BI masih melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 4,5 – 5,3%. Tekanan inflasi diperkirakan meningkat setelah penyesuaian harga BBM bersubsidi.

Office of Chief Economist Bank Mandiri masih melihat ruang bagi BI untuk kembali menaikkan BI7DRRR. Tekanan eksternal maupun domestik tersebut membuat BI dirasa perlu lebih agresif dalam menaikkan BI7DRRR guna memastikan stabilitas ekonomi.

“Kami memperkirakan BI masih akan terus menaikkan BI7DRRR menjadi 5% hingga akhir 2022 dibandingkan 3,0% pada 2021 dan 5,25% pada 2023,”tulis Office of Chief Economist Bank Mandiri, pekan lalu. (ari)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER